Tuangan Kalbu

Di sini asap masih menggelegar
Menyelusup ke dalam tulang
Mengembungkan udara pernafasan
Menggelimpangkan balita-balita tak berdaya
Apalagi gerombolan orangutan dan kera tidak lepas dari sengsara
Habitat mereka yang dirusak, ekosistem mereka yang binasa

burung-burung dan unggas-unggas tiada berkepak sayap
entah di mana saat ini mereka berhinggap
sementara pokok dan ranting tiada berlagak
ditepis agni yang kian merusak

Manusia bergelimang sengketa mengaku bahwa itu tanahnya
Memuaskan dahaga kekuasaan dengan  membakar bumi
demi alasannya membersihkan warisan
Meninggalkan residu tak berbekas selain mudarat
Doa dan panjat tak henti berterbangan,
berderap dalam setiap langkah iman
Mengharapkan bantuan Tuhan Pencipta Semesta
untuk turun tangan
Sebagian insan menganggap hal itu kebodohan
Sebagian lainnya tiada asa lain selain doa dan harapan

Orang bijak pandai berkata-kata
semakin banyak orang pandai berhikmat menyatakan sikap
tapi tiada satupun yang telah berhasil diserap
sangsi demi sangsi terus hadir membayangi
tiada semudah lidah menari-nari mengucapkan kalimat murni
kata-kata menjadi gumam tak berkesan
membeberkan fakta ternyata kiasan dan umpamaan
tiada keutamaan lagi dalam mengucapkan opini
lewat koran atau media massa sekarang ini

Iklan

#aliran-bebas-sastra, #asap, #bahasa, #bahasa-indonesia, #bencana, #guru, #kelas-11, #kelas-12, #kesusastraan-indonesia, #sajak, #sastra, #sastra-fisika, #teror, #tulisan-bebas

Mengecek SK Tunjangan Profesi 2014

Sekarang para guru SMA se-Indonesia dapat memeriksa Surat Keputusan dan perihal yang berkaitan dengan Penerima Tunjangan Profesi (Sertifikasi Guru) setiap tahunnya melalui laman yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Langkah-langkahnya :

Guru yang bersangkutan menyiapkan :
1. NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan)
2. NRG (Nomor Registrasi Guru)
3. No. Peserta Sertifikasi
Kemudian Login ke http://ptkdikmen.kemdiknas.go.id/home/
Masukkan pada kolom sebelah kiri laman tersebut serupa gambar di bawah ini

blanko

Setelah diisi lengkap klik tombol “CARI” jika berhasil maka akan tercetak nama penerima, pangkat/golongan beserta identitas yang bersangkutan beserta Nomor Rekening Bank Penerima Tunjangan Profesi tersebut.

Pada saat saya mencoba laman sebelah kiri ini, dengan mengisi semua data seperti di atas lengkap. Data penerima tercetak dengan benar dan tepat.
Alternatif lain adalah melalui laman http://ptkdikmen.kemdiknas.go.id/kemdikbud-klienkeu/ yang diisi pada bagian blanko pada pojok kiri bawah :

sk-tunj

Namun disayangkan, saat saya mengisi data sesuai borang dimaksud data penerima tunjangan tidak tampak alias nihil.

 

 

 

#2014, #arena, #cara-mengecek-sk-tunjangan-profesi-guru-sma-2014, #cara-mengecek-sk-tunjangan-sertifikasi-2014, #free-style, #galaxy, #gsm, #guru, #indonesia, #media-arus-utama, #selamat-mencoba, #sertifikasi, #sk, #sk-tunjangan-sertifikasi-guru-sma-2014, #sk-tunjangan-profesi-2014, #sma, #teknologi-informasi, #teknologi-media, #tunjangan, #tunjangan-profesi

Mengapa Guru tidak suka Menulis?

Alasannya karena malas, tidak ada ide, membuang-buang waktu tidak berguna dan lain sebagainya. Alasan-alasan tersebut sah dan wajar, anggaplah semacam denial atau penyangkalan. Karena menulis pun memiliki ragam makna, bisa menulis dalam jurnal penelitian, jurnal ilmiah, koran atau media massa, menulis buku, bahkan yang paling sederhana yaitu menulis buku harian (diary).

Apakah saat di dalam kelas, Guru tidak menulis?
Tentu saja, guru semacam ini masih ada karena sudah tergantikan dengan media bahan ajar, melalui buku kerja siswa, lembaran kerja siswa, lembaran tugas, lembar presentasi, modul ajar dan banyak macam media tuangan tulisan. Mungkin juga masih ada guru yang terus menulis saat mengajar, menulis di whiteboard atau papan tulis atau menggunakan papan tulis elektronik, plastik transparan terutama untuk menjelaskan suatu topik atau langkah penyelesaian suatu masalah.

Nah, bukankah dengan tulisan-tulisan dari dalam kelas tadi, bisa dikumpulkan dan dikompilasi melalui foto atau gambar atau ditulis ulang dalam buku atau ditulis ulang dalam kertas lain kemudian disebarluaskan, bisa dicetak hingga diterbitkan?

Yah, sekali lagi, itu bergantung dengan kepentingan sang guru tersebut. Terutama jika tugas-tugas menulis ini berkaitan dengan kenaikan pangkat, kenaikan tunjangan pendapatan, yang berkaitan dengan daftar kekayaan (isian SPT tahunan), dan banyak macam lagi tuntutan-tuntutan kepada guru untuk menulis.

Sebagai contoh nyata, seorang guru di SMAN-2 Kapuas Murung, Hendra Gunawan, yang lulusan S1 Pendidikan Fisika Universitas Palangka Raya, karena pertemanannya dengan dunia komputer dan pembelajaran menggunakan media elektronik tersebut telah berhasil mendaftarkan tulisannya menjadi sebuah buku dan mendapat ISBN dari Perpustakaan Republik Indonesia. Jika tidak salah judul tulisannya adalah Aku (bukan) Guru Jadul (dengan TIK)– Nah, itu menandakan bahwa guru sebenarnya punya bekal untuk menjadi penulis handal dari pertemanan dan pergaulannya dengan bidang yang dikuasai dan disenanginya setiap hari.

Jadi guru perlu sering-sering mempertanyakan dirinya atau orang lain (yang juga guru), Mengapa tidak suka menulis? Ayo tunggu apa lagi?

#buku, #guru, #guru-kalimantan-tengah, #guru-kalteng, #guru-menulis, #guru-menulis-blog, #hendra-gunawan, #indonesia, #isbn, #kalimantan-tengah, #kalteng, #kapuas, #komunitas-sejuta-guru-menulis-blog, #menulis, #menulis-buku, #murung, #palangka-raya, #tidak-suka, #tulisan-guru-dalam-blog, #web-blog

Kuesioner Catatan dan Harapan Siswa

Mengakhiri semester ganjil tahun 2013/2014 kita perlu melakukan refleksi atau perenungan atas hasil-hasil dan juga harapan-harapan yang kita inginkan. Banyak sekali keinginan yang kita harapkan namun tidak sedikit yang masih belum terwujud dengan baik.

Sebagai manifesto atau resolusi untuk memperbaiki pekerjaan kita di masa-masa mendatang dengan tetap berpijak pada sejarah yang telah kita buat.

Silakan kepada para siswa kelas XI dan XII mengisi kuesioner berikut ini, kirim jawaban anda sebanyak-banyaknya (batasnya sampai dengan tanggal 18 Desember 2013)

Isikan apa saja uneg-uneg atau curahan hati anda sehingga di masa mendatang (2014) harapan-harapan ini dapat menjadi virus menular untuk memperbaiki diri dan juga mempengaruhi sesama untuk terus mencapai perubahan perbaikan ke arah yang lebih mapan dan mumpuni.

Selamat Mengisi dan mengerjakan !

#form, #google, #google-form, #google-docs, #guru, #harapan-masa-depan, #harapan-siswa, #indonesia, #kuesioner, #kuesioner-resolusi, #kuesioner-siswa

Model Raport Kurikulum 2013 (Mail Merge)

Mengikuti perkembangan kurikulum 2013 di SMA Negeri-2 Palangka Raya yang menjadi pokok pemikiran adalah bentuk atau model rapot hasil belajar siswa berdasarkan peminatannya masing-masing. Kami bersama tim pengembang kurikulum di SMAN-2 Palangka Raya terus-menerus berpikir mengimplementasikan kurikulum 2013 dan menyukseskannya di tingkat Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya.

Berikut adalah contoh peningkatan model rapot dalam Kurikulum 2013 dalam bentuk MS-Word yang di-mailmerge-kan dengan excel 2007, semoga Bapak/Ibu Guru yang berkaitan dengan pelaksanaan kurikulum baru ini terlepas dari berbagai kontroversinya dapat memanfaatkan serta dapat mengembangkannya.

Model ini yang kami rintis, sempurnakan berdasarkan pedoman penilaian hasil belajar kurikulum 2013 yang banyak disebarkan di internet, rencananya akan dipergunakan di sekolah kami dan diseminasikan besok pagi dengan para wali-wali kelas serta guru-guru mata pelajaran SMAN-2 Palangka Raya tahun 2013/2014 dengan segala macam keterbatasan dan bentuk rintisan awal dari diskusi penilaian hasil belajar serta pelaporannya. Jadi Bapak/ Ibu guru tinggal mengisi dan langsung mencetaknya, ngga perlu pusing lagi kecuali jika ingin men-develop atau mengembangkannya.

Silakan diunduh :

MODEL-RAPOT-SMADA-SEM1-2013 (dalam MS-Word 2007)

data-rapot-sem1 (dalam xls)

Cara menggunakannya simpan dalam folder yang sama, kemudian isian data nilai, biodata siswa lengkap, nama guru, silakan diisi dalam file xls, utk nama guru, kepala sekolah, wali kelas agar lebih permanen diketikkan dalam MS-Word saja.

Pencetakan rapot aktifkan fasilitas Mail Merge dan ubahlah nomor-nomor penerima (recipient), jika ada simbol-simbol yang asing atau aneh terus tekan panah ke kanan dalam menu Mailing hingga ditemukan nama siswa beserta keterangan-keterangannya.

Pengisian yang penting dilakukan dalam data rapot, terutama tab data-nilai dan deskripsi, sementara biodata siswa hanya diisikan nama siswa selengkapnya biodata 😀

Semoga membantu Bapak/Ibu Guru se-Indonesia sekalian.

Saya pun mengunggahnya di 4shared.com pada tautan :

http://www.4shared.com/file/VjEyDw8R/data-rapot-sem1.html

http://www.4shared.com/file/Sv94wEeQ/MODEL-RAPOT-SMADA-SEM1-2013.html

http://www.4shared.com/file/fTNvXO7q/DRAF_RAPORT_KELAS_X-pakde.html (draft yang dibuat Pakde Kadarjono dalam xls untuk di lookup dengan excel)

Salam Hangat,

Sumber lain :

http://suaidinmath.wordpress.com/2013/10/10/model-rapor-kurikulum-2013-vinal/

http://sma96.blogspot.com/2013/09/rapor-sma-kurikulum-2013.html

http://www.agussukoco.com/html/index.php?id=berita&kode=51 (untuk berbagai jenjang sekolah)

http://dirgantarawicaksono.blogspot.com/2013/09/model-raport-sma-kurikulum-2013.html (dengan penjelasan kenaikan kelas)

#aplikasi-excel-model-raport-kurikulum-2013-jenjang-sma, #develop-raport, #develop-report, #doc, #docx, #excel, #fisika, #fisikarudy, #google, #guru, #indonesia, #kalteng, #kenaikan-kelas, #kuantitatif-kualitatif, #laporan-hasil-belajar-siswa-sma-model-kurikulum-2013, #microsoft-word, #model-rapor-kurikulum-2013, #model-rapor-kurikulum-2013-sma, #model-rapor-sma-2013, #model-raport-2013, #model-raport-kurikulum-2013, #model-raport-sma, #model-rapot, #model-rapot-kurikulum-2013, #model-xls-raport-kurikulum-2013-sma, #models, #office, #palangka-raya, #palangkaraya, #peminatan, #raport-deskriptif, #rapot-kurikulum-2013, #rapot-kurikulum-2013-sma, #rapot-model-2013, #rapot-sma-2013, #rapot-sma-kelas-x-kurikulum-2013, #recreation, #rudyhilkya, #sma, #smada, #smadapraya, #sman-2-palangka-raya, #xls, #xlxs

Menjuri Olimpiade Luar Biasa

Jangan terkecoh dan heboh dengan judulnya. Dikatakan luar biasa karena ketunaan atau kekurangan pesertanya secara fisik pun “pikiran”, tuna atau kekurangan fisik bukanlah hal yang memalukan.
Bahkan siswa-siswa yang memiliki ketunaan ini diajak berlomba untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, kesenangan tumbuh bersama dan akhirnya meningkatkan martabatnya sebagai insan manusia setara dengan orang normal.
Salah satu yang dilombakan adalah olimpiade ipa untuk SD dan SMP. Biasanya saya ditunjuk menjadi juri TI untuk menilai desain poster, desain blog. Baru tahun ini saya ditunjuk sebagai juri olimpiade ipa tingkat propinsi Kalimantan Tengah jenjang pendidikan luar biasa. Juga untuk koordinator pelaksanaan rintisan pendidikan karakter Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud saya ditunjuk menyupervisi SLBN-1 Palangka Raya.
Tampaknya hal-hal yang luar biasa melekat pada status saya.
Pada olimpiade ini, hal-hal yang saya dapat justru menambah pemahaman tentang ketunaan peserta didik ini. Memahami bahwa kekurangan mereka adalah kapasitas kognitifnya, memaklumi mereka insan uang berbeda dibanding siswa normal. Memaklumi bahwa mereka juga insan penerus bangsa, tunas-tunas emas Indonesia.
Membuat guru normal harus memosisikan diri sebagai “pelayan” peserta didik berkebutuhan khusus dan mengajar mereka.
Yang jauh lebih sabar malah adalah guru SLB, tidak ada artinya dibandingkan dengan kenormalan yang kita miliki.
Guru yang paling rajin memotivasi siswa adalah guru SLB ini.

#guru, #palangkaraya, #pendidikan-luar-biasa, #plb, #slb

Praktik Pengalaman Lapangan

Tahun ini saya mendapatkan kesempatan membimbing dua mahasiswa praktik mengajar dalam mata kuliah PPL 2 yang diadakan di sekolah saya, kebetulan kedua mahasiswa bimbingan ini mengajar di rombongan paralel yang berbeda yaitu kelas XI dan kelas X.
Mahasiswa pertama, Haris Dwi Jatmiko sudah menempuh ujian pada pertengahan april yang lalu sebab sejak awal saya sudah plot agar ia selesai dalam jangka waktu yang ditentukan dengan masuk kelas setiap hari. Cukip sukses dan tengah menggarap tugas akhirnya. Mahasiswa bimbingan saya yang kedua, Yuyun Sumarni, yang sebenarnya adalah limpahan bimbingan rekan saya, Ibu Libriatuty yang karena kondisi alami terpaksa mengambil cuti dan karena setting awal untuk praktikan Yuyun tanpa strategi dan hal-hal lain yang belum saya ketahui juga karena keterbatasan komunikasi yang intensif sehingga ujian PPL terpaksa dilakukan akhir mei menjelang masa ulangan akhir semester.
Dengan perjuangan yang keras, berbagai cara ditempuh mahasiswa kedua ini sambil berderai air mata, akhornya Yuyun dapat ujian dengan dosen penguji pada hari rabu kemarin, sebenarnya jadwal sekolah tidak ada matpel fisika untuk rabu di kelas saya sehingga sebelumnya Yuyun  mesti bernegosiasi dengan guru-guru yang mengajar dikelas X8 dan akhirnya ada yang mau karena “mungkin” memandang saya selaku guru pamong. Ujian berikutnya dilakukan sesuai jadwal yaitu pada hari ini. Akhir Ujian PPL 2

#almamater-saya, #fisika, #fisikarudy, #guru, #kelas, #mengajar, #ppl, #praktik-mengajar, #prodi, #universitas-palangkaraya

Tulisan dari Subarashi X-7

Kejutan yang tak terlupakan dan paling menggemparkan !

Tulisan ini dibuat oleh Mita Malinda yang berhasil mengabadikan momen fantastis ini dalam 52 frame, jika anda hanya mendapatkan sedikit itu karena keterbatasan kuota dan daya penyimpanan. Kejutan ini direncanakan oleh siswa kelas X-7 yang beken dengan sebutan Subarashi.

pingin cerita sedit tentang SmadaSubarashi merayakan ulang tahun MR Rudy Hilkya yang ke-40 tahun

saya mulai dari pulang sekolah … 🙂

tetttttt bel berbunyi saatnya semua siswa dan siswi pulang dan mengakhiri seluruh kegiatannya dalam pelajaran. seluruh anak subarashi kumpul untuk membicarakan tentang rencana suprise buat pak rudy. kata kka step (klo gak salah sih saya gak tau juga soalnya saat itu saya tidak ada di tempat) kita kumpul di rumah ka elin  dan semuanya berangkat menuju rumah ka elin menggunakan motor pribadi tapi ada juga yang nebeng. saya dan Sri Lestari berangkat duluan untuk mengambil pesanan cake yang telah di pesan di jalan bukit hindu di salah satu restoran bercet cream. Di tegah tegah perjalanan saya bertemu dengan Wahyu setya sasongko dan rinaldo kristanto ajang dan kami berangkat ber 4 mengabil pesanan.. setelah pesanan cake di ambil kami bergegas menuju rumah Novial malawin. ternyata anak anak Subarashi sudah menunggu kami. tapi ada insiden yang sangat membuat saya terkejut dan prihatin yaitu terjadinya kecelakan antara kka fortina maulida dan zhafira khooirunisa di jalan menuju rumah ka elin untung lah mereka berdua tidak terluka parah hanya saja motor ka fortina kacanya pecah. Mita Malinda meneruskan menulis

#detik, #fisikarudy, #fortina, #guru, #indonesia, #kalimantan-tengah, #kalteng, #kami, #languages, #nebeng, #palangka-raya, #palangkaraya, #rudyhilkya, #siswi, #smada, #smadapraya, #sman-2-palangkaraya, #sri-lestari, #subarashi, #x7

Jejaring Sosial Pendidikan

Semenjak friendster, Myspace, multiply, dan terakhir Facebook saya merasakan ramainya dunia jejaring sosial yang menghubungkan antarumat manusia dari langkah-langkah kecil. Mulai dari mengunggah foto, menambah teman, mencari teman, membangun jaringan, membuat album, chatting lewat video, berkirim pesan dan segalanya. Hingga kita mendengar dampak-dampak buruk negatif dari jejaring sosial telah menimbulkan keresahan di kalangan teenager yang mendominasi percaturan fesbuk-an ini, termasuk putra-putri saya.geschool saya

Saya mencoba mengambil sisi baik facebook dengan tetap membuat klub komunitas Fisikarudy, terus berkomunikasi intensif, men-tag foto kegiatan, foto hasil belajar, foto kelompok belajar, foto tugas-tugas yang dikirimkan via foto facebook, tetap belum menghasilkan optimalisasi peningkatan semangat belajar karena terkendala dengan upload download (unggah-unduh).

Sampai saya juga mencoba class dojo, edmodo (sebagaimana anjuran Pak Agus Sampurno sang Guru Kreatif) sudah saya ikuti, tapi sepertinya belum memenuhi harapan saya tentang jejaring sosial yang juga selain membuat album foto, berteman, mencari guru, juga ada sisi latihan soal, latihan ulangan, tryout, kesempatan mencari bahan ajar interaktif dan terutama anggotanya terseleksi karena sekolah dan profesinya jelas serta dapat dipertanggungjawabkan. Tibalah pencarian saya pada website geschool.net yang tidak hanya menyediakan hal-hal yang saya maksudkan tetapi lebih luas, yaitu ada fasilitas notes (catatan), blog (yang bisa diakses secara eksternal) -> hal ini tidak saya temukan dalam facebook (kecuali notes yang nantinya akan bisa di-tag dengan teman-teman kita).

Sudah lebih dari dua minggu kami menggunakan geschool ini untuk mengajak siswa-siswa yang saya ajar dan tengah menjadi pembicaraan hangat di kalangan siswa SMAN-2 Palangka Raya. Karena selain bisa berteman, siswa juga bisa belajar online, mengerjakan soal latihan (exercise hingga tahap lanjutan/advanced). Selain itu guru bisa berkontribusi dengan mengirimkan bahan ajar, bahan ujian, bahan try out online, juga memberi kuis. Kemudian menariknya lagi jejaring sosial ini secara tidak langsung membuat siswa dan guru berkompetisi. Terutama untuk siswa karena ada beberapa level yang mereka lalui dengan mengumpulkan poin pengalaman (experience point atau disingkat XP), sayangnya bukan seperti game yang juga ada MP (magic point), HP (health point), SP (skill point) :lol:

Nah, dengan poin-poin ini siswa kami bisa meningkatkan levelnya dari Playgroup sebagai strata terendah, kemudian Elementary, lalu Teenager dan selanjutnya adalah Geschooler, Nantinya ada lagi  level Magister, Doctor hingga Professor untuk siswa yang rajin dan terus memberi perubahan terhadap kemajuan pembelajaran (misalnya dengan mengirimkan bahan ajar, aktif menggunakan geschool, aktif mengembangkan pemanfaatan geschool dalam belajarnya dan proses pembelajarannya secara mandiri). Siswa juga dituntut aktif membuat catatan, memperbaharui status, memberikan komentar kepada teman-teman, membuat blog, memberi masukan (laporan) kepada administrator untuk perbaikan dan saran masukan, semakin meningkat levelnya maka partisipasi siswa juga ditambah seperti memberi rating (penilaian) kepada anggota geschool lainnya (biasanya hak ini diberikan kepada level 3 – teenager).

Tidak hanya wajib mengikuti guru yang mengajar mereka di sekolah, siswa di geschool juga bisa belajar dari guru dari sekolah lain dari daerah lain ! Dan mereka diberikan reward melalui poin subscribe yang hanya diberikan sekali di level 2 (elementary).

Semenjak menggunakan geschool.net ini siswa saya mengalami kemajuan dan keaktifan yang pesat dalam belajar, terutama mereka bisa berlatih berbagai mata pelajaran selain Fisika, mata pelajaran yang saya ampu tapi juga semua jenjang sekolah mulai dari SD-SMA seluruh mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Kesempatan besar juga untuk para guru menambah bahan ajar dan bahan ujian melalui gebook, gepedia, getop, dan getrol (nama-nama fasilitasnya).

Ingin mencoba, ayo bergabung bersama kami di geschool.net. Jangan lupa jejaring sosial ini dikemudikan dari Yogyakarta oleh orang Indonesia juga :D

Itulah enaknya mengikuti jejaring sosial pendidikan asli Indonesia.

#guru, #indonesia, #palangkaraya, #yogyakarta

Guru sekarang . . .

Antri agar dapat sertifikasi,
Jika sudah sertifikasi diantri untuk pembayaran tunjangannya
Namun menjadi tuntutan semua pihak demi kecerdasan bangsa
Harus menampilkan yang sempurna dan terbaik
Tidak boleh bercacat cela walaupun guru juga manusia biasa
Guru bukan superhero tapi harus menjadi Pahlawan tanpa bertanda
Guru Sekarang . . . .
Semakin melelahkan dan kadang jadi garang asem

#guru, #sekarang

Calon guru

Setiap awal tahun sekolah-sekolah di Palangka Raya mendapat giliran sebagai tempat persemaian para guru yang mengikuti PPL. Berseragam almamater universitasnya masing-masing, kuning, hijau, biru, ungu. Mereka adalah calon pengganti kami di masa depan. Saya mendapat kepercayaan untuk membimbing seorang di antara mereka, setelah sekian lama tidak didapuk sebagai pamong.
Guru PPL adalah pengalaman yang sebenarnya menyenangkan, saya menjadi guru PPL tahun 1997 di SMA Negeri-1 Palangka Raya dengan sebagai pamong Kodim, S.Pd dan dosen pembimbing PPL saya saat itu Dr. Pendi Sinulingga, MPd. Berat dan rame, namun sesuai masanya ketika itu PPL-nya masih sederhana. Saya menggunakan karton sebagai alat peraga dan masih belum leluasa seperti sekarang. Bolak-balik antara kampus dan sekolah, kadang2 seragam saya aneh-aneh dan akhirnya lulus juga dari PPL. Dikritik dan dimarahi pembimbing merupakan sarapan yang mengenyangkan saat itu dan hal tersebut membuat bertumbuh menjadi lebih hati-hati dan pandai-pandai bersikap serta belajar menyenangi profesi keguruan. Saya teakhir ujian pada bulan juni 1997 dan tidak lama setelah itu saat kepala SMAN-1 Palangka Raya, Drs Sutopo dan ibu Dra. Hj. Ainun Djariah sebagai wakasek kurikulum memberikan saya kesempatan sebagai guru tidak tetap di Smansa. Tidak lama setelah itupun saya berkeluarga.
Jika beruntung anda yang sedang PPL bisa dapat kesempatan untuk memiliki pekerjaan sampingan sebagai guru tidak tetap, jika cara anda mengajar dan memperhatikan keadaan sekitar dapat meningkatkan kepercayaan sekolah.

Posting melalui WordPress Android

#guru, #ppl, #praktik-guru, #praktik-lapangan

Pengembangan kurikulum 2013

Ternyata mulai juli 2013 nanti kurikulum tingkat satuan pendidikan pengembangan baru dengan mengitegrasikan pendidikan karakter, pendidikan antikorupsi, pendidikan kewirausahaandan ekonomi kreatif akan diberlakukan di seluruh sekolah se-Indonesia.
Sudah sejauh mana hal ini akan berjalan?
Baca lebih lanjut

#2013, #deelel, #guru, #kurikulum, #masa-depan, #pekerjaan, #profesi, #tugas

Kiseki no sedai

Seusai upacara yang kami harapkan ada kejutan mengingat kemarin adalah Hari Guru sedunia, ternyata biasa-biasa saja. Tetapi kehampaan ini tidak sia-sia setelah saya masuk ke kelas X-9. Kelas ini terletak di pojok bawah dari gedung berbentuk ankare atau berbentuk huruf U, akibat perubahan bangunan lama ke bentuk baru. Wali kelasnya yang tangguh dan sedang kuliah pascasarjana, bu uchi.
Baca lebih lanjut

#ajaib, #guru, #hari, #ilmu, #kalteng, #keajaiban, #kiseki-no-sedai, #mention, #senin, #stiker

Memperingati Hari Guru

Tanggal 25 November sebelas tahun lalu saya diberi hadiah buku notes dalam kehidupan pertama sebagai seorang guru di SMA Negeri-2 Palangka Raya saat kepemimpinan Pak Itar Kamang Iman (Beliau pensiun pada akhir tahun 2008). Saat itu saya menjadi guru termuda di kalangan dewan guru sekolah ini dengan berbagai kekurangan dan kelebihan bobot badan sampai akhir-akhir ini.
Menurut Wikipedia, guru berasal dari kata dari bahasa sansekerta yang berarti “berat” atau “bobot”, mungkin berat atau bobot berarti karena seseorang dikatakan guru karena memiliki keberatan atau bobot dalam keilmuannya atau sesuatu yang ada di dalam dirinya sehingga perlu dibagi kepada orang lain (siswa).
Sumber inspirasi : http://id.wikipedia.org/wiki/Guru
Menjadi Guru tidak gampang

#dayak, #guru, #hari-guru-sedunia, #hari-peringatan, #indonesia, #kalteng, #oloh-dayak, #pakat-dayak, #palangkaraya, #teachers-day

Karir Tambatan

Iri hati melanda saat melihat rekan-rekan di seberang pulau dengan riang gembira memamerkan kompetensinya dalam dunia digital, dunia tulis-menulis, dunia bicara-berbicara, presenter, tokoh-tokoh dalam seminar, mempunyai berbagai judul buku hasil tulisan de es be de es be, sementara saya masih terkungkung dalam batok tempurung yang sukar pecah karena kaki tangan terbelenggu sebagai petugas daerah.
Sementara petugas lain dapat berlibur, tapi pelayanan kami harus tetap berjalan sebagaimana amanat peraturan dan diikat undang-undang yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa di Palangka Raya.
Di antara keirihatian tersebut yang dapat mencercahkan sinar penghiburan adalah menuliskan pikiran tambatan dalam blog ini sebagai pelepas dahaga dan mengompori para siswa untuk bermain game fisika yang sederhana dengan berbagai akibat di masa mendatang yang lebih baik dari masa kini.
Keinginan mengikuti seminar terkendala dengan transportasi dan kesempatan serta finansial sebab banyak pertimbangan yang harus dilakukan mengingat putra-putri juga tidak dapat ditinggalkan karena kepercayaan para orang tua diserahkannya kepada kami.
Karir tambahan cukup sebagai pengisi blog yang rajin dan selalu memperbaharui tulisannya juga berkicau tak penting lewat @fisikarudy.

#blog, #guru, #karir, #sukar, #tambatan, #tugas

Beri pendapat anda tentang Electrocity

Pada bagian ini saya persilakan para siswa atau simpatisan yang telah bermain electrocity untuk memberikan pandangan dan ulasannya tentang permainan tersebut. Paling lambat tanggal 21 November 2012 :

Kode guru RH25844

Petak yang Mendapat Nilai 100

Kondisi ideal untuk mencapai nilai puncak :

1. Lingkungan diusahakan berada di batas kanan (batas hijau dan jangan berkurang) agar mendapat nilai A+

2. Energi diupayakan tetap berada di batas warna kanan dan centang option agar melakukan Autobuy saat kekurangan listrik sehingga anda tidak terganggu dengan transaksi agar mendapat A+ manajemen energi

3. Jumlah penduduk diupayakan berada di jumlah 1,8 juta sampai dengan 2,4 juta agar mencapai tahap kota Metropolis (jika sudah lewat dari 1,8 juta atau 2 juta anda bisa mencentang program No Growth di Kota untuk mematikan jumlah populasi)

4. Agar populasi meningkat buat Ski Resort, Airport, Dock, tempat-tempat wisata tapi tetap perhitungkan polusi dan energi total yang diperlukan bangunan tersebut. O ya, anda juga dapat membangun Amusement Park ($ 13000) dan Stadium ($ 15000) untuk menarik populasi. Jika populasi yang dicapai berada antara 1,8 – 2,4 juta maka nilainya otomatis mencapai A+

5. Agar uang juga meningkat sekaligus popularitas, usahakan selalu mengikuti pandangan dan opini masyarakat (boleh berkurang popularitas tapi hanya dua tanda ikon happy yang tidak menjadi kuning, maka minimal anda dipastikan mendapat nilai A), tapi jika semua ikon Happy berwarna kuning maka dipastikan pula anda mendapat nilai A+

6. Bermain bukan untuk mencapai kemenangan, tapi mencapai kesenangan. Perbaiki strategi para pemain yang telah mencapai skor 96-98 agar anda dapat mencapai skor 99 bahkan 100.

Catatan :

Uang bertambah dengan membangun :

1. Dock -> Sea Port -> Major Port perhatikan berapa lama (turn) untuk menyelesaikannya. Perhatikan pula senantiasa status energi yang tersedia.

2. Paper Mill yang selanjutnya harus diupgrade ke Cogen paper Mill agar polusinya bisa ditekan.

3. Aluminium Smelter juga dapat digunakan mendapatkan uang dengan besar.

4. Logging Forest, pilih yang jumlah pohonnya banyak dan sudah tidak mampu menahan polusi agar dijadikan sumber ekonomi. Bagi Bush yang masih banyak pohonnya agar ditingkatkan statusnya menjadi Taman Nasional (National Park). Hutan-hutan yang dibangun sedari awal sebaiknya jangan ditebang, karena hutan-hutan ini mampu menyerap polusi, tebang yang bisa ditanam saja kalo sudah habis, ditanam lagi dilanjutkan dengan logging lagi sampai anda dapat membangun Paper Mill atau Aluminium Smelter.

Selamat Mencoba dan semoga berhasil mencapai puncak. Jangan lupa dicatat setiap fasilitas berapa biaya dan turn yang diperlukan untuk selesai, agar memudahkan penerapan strategi permainan. Harap diingat setiap anda memilih New Game, maka petak dan letak lokasi, jumlah gunung dan berbagai sumber daya alam lainnya juga akan berubah.

Sampai dengan hari ini angkatan Kelas XI IA-4 dan Kelas XI IA-5 baru mencapai skor tertinggi 97 atas nama Akhmad Ftiriadi (XI IA-5) dan skor tinggi lainnya 95 oleh Dwi Yulianto (XI IA-4) dan Ahmad Maulani (XI IA-4).

#code-division-multiple-access, #electrocity, #guru, #internal, #kode, #permainan, #schools-and-instruction, #sports, #taeyeon

Melewatkanmu

Pagi itu mentari menyinar tidak terlalu semarak, awan berarak perlahan menghalau bagian kelabu yang menandakan
malam sebelumnya telah menyemaikan butiran hujan. Memang, malam sebelumnya hujan deras telah mengguyur
kota ini dengan lebat dan menghantarkan aroma dingin hingga paginya. walau mata masih berat, langkah terseret,
badan enggan terbit untuk bangkit dari pembaringan.
Namun komitmen seorang pegawai negeri yang telah berjanji dan bertekad membangun bangsa melalui pencerahan dan pembekalan pengetahuan kepada teruna dan teruni yang menitipkan semangat dan cita-citanya demi negeri tercinta melalui institusi SMADA.

Sementara tekad perlahan membulat, putra dan putri pun tidak luput diingatkan serta diantar ke sekolahnya masing-masing untuk menginvestasikan waktunya demi masa depannya kelak yang didoakan kedua orangtuanya agar berhikmat dan hidup lebih berjaya dibandingkan sebelumnya melalui ilmu dan ajar yang diterimanya hari demi hari.

Lain sebagai kepala keluarga, beda pula sebagai bagian dari organ aparatur negara yang berjuang atas nama pendekar tanpa tanda jasa memberikan suluh dan garam bagi kader-kader bangsa taruna taruni bumi Tambun Bungai ini. Kadang kala didera kekelelahan hingga kekecewaan dan tidak sedikit pula helaan gembira dan nafas lega menggetarkan nadi hingga aura sampai menatap para alumni yang telah berhasil mendarmabaktikan pengetahuan, pikiran dan tenaganya bagi negeri tercinta.

Profesi kependekaran melalui tingkat keguruan ini kadang kala berasa beban berlimpah yang tiada pernah henti berotasi dan bervibrasi, menjalarkan rambatan asa harapan hingga tak berujung tanpa medium kepada titik ekspektasi. Melalui ionisasi dan eksitasi setiap orbit gelaran partikel imajinasi menggapai visi yang masih indigo dan abu-abu untuk diterawang sekalipun menggunakan cahaya berpanjang gelombang nano hingga femto.

Kegetiran dan kegalauan bisa tersandang tanpa sengaja atau terhela tanpa sadar karena kami pula insan yang berjiwa, bukan robot atau boneka tanpa sukma, sebagai manusia, perasaan juga berperan berkesan dalam setiap langkah kehidupan kami. Kami pun memerlukan hiburan dan juga pelampiasan sebagai pelepasan atas penat dan duka, salah satunya adalah lantunan untaian bernada berirama Melewatkanmu bersama Adera yang dinyanyikan salah satu taruni kami di kala senggang walau dengan sedikit tarikan hentakan dibumbui dengan persuasi.

Melewatkanmu takkan mudah bagiku
Yang mengisi lembaran-lembaran hariku
Hendak kulepas namun sulit kulupakan walau hanya mengingat garis senyummu
Terus kucoba beranjak tapi hati dan sukma seakan tak rela melupakanmu

Demikian irisan penampang syair dari tembangan ini yang selalu menjadi inspirasi bahwa sulit merelakan suatu yang indah untuk dilupakan, apakah karena diriku sudah menjadi separuh aku adalah partisi sukma insan lainnya?

Cuma Melewatkanmu saja semakin sulit bagiku !

#asa, #awan, #bukan, #butiran, #cercah, #duduk, #embun, #guru, #hujan, #kami, #kisah, #muda, #palangkaraya, #smada, #tekad, #teruna, #uraian

Kisi-Kisi Uji Kompetensi (awal) Guru Fisika SMA

KISI-KISI UJI KOMPETENSI GURU FISIKA SMA/MA
UJIAN KOMPETENSI AWAL UNTUK SERTIFIKASI GURU TAHUN 2012
Mata Pelajaran : Fisika
Jenjang : SMA/MA

dikutip dari http://padanglawasutarajaya.blogspot.com/2012/02/kisi-kisi-uji-kompetensi-guru-fisika.html

Kompetensi Inti Guru Kompetensi Guru Mata Pelajaran Indikator Esensial
A. PROFESIONAL
11. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang
diampu.
11.1Memahami konsep-konsep, hukum-hukum, dan teori-teori fisika serta penerapannya
secara fleksibel.

Cukup Panjang isinya

#fisika, #guru, #kompetensi, #sma, #ujian, #uka

Pelatihan ICT untuk Guru Tahap 3

Teknologi Informasi sangat diperlukan untuk kemajuan dan meningkatkan kemampuan kerja guru di SMA Negeri-2 Palangka Raya salah satunya dimulai dari tingkat yang paling mendasar yitu menggunakan peralatan TIK yang sudah terpasang di setiap kelas hingga berinternetan di lingkungan sekolah. Peralatan TIK tersebut antara lain wifi, LCD proyektor, printer, bahkan hingga USB, modem USB external, modem 3G, dan lain-lain (juga dibicarakan keyboard dan tetikus tanpa kabel yang tidak kebal).
Yang belum disepakati adalah pembelian laptop atau notebook atau juga netbook yang kompatibel dengan sistem TIK di SMAN-2 Palangka Raya. Melalui pelatihan dasar ini, para guru dapat mengetahui dan memanfaatkan sarana yang tersedia dengan mempersiapkan secara mandiri. Selain itu pada kesempatan ini juga dilatih mengisi perangkat yang disediakan pihak pengelola kurikulum sekolah maupun media elearning sekolah, pengadaan konten belajar hingga menganalisis ulangan (evaluas hasil belajar) menggunakan TIK.
Berikut cuplikan fotonya :

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

contohnya adalah http://sman2-palangkaraya.sch.id/elearning

#elearning, #fisika, #guru, #ict, #indonesia, #internet, #komputer, #menteng, #palangkaraya, #sd, #senayan, #sma, #smada, #smp, #tik

Belajar secara online

SMAN-2 Palangka Raya pada tahun 2012 ini dipersiapkan sebagai salah satu sekolah binaan BTKIP Kalimantan Tengah dalam rangka rintisan sekolah berbasis teknologi informasi. Salah satu bantuan BTKIP Kalimantan Tengah melalui penyediaan web hosting sekolah yang termasuk di dalam hosting tersebut adanya fasilitas perpustakaan digital, manajemen sistem pembelajaran (LMS) atau elearning, sms gateway.
Melalui fasilitas TIK yang dirintis secara mandiri oleh sekolah ini sejak tahun 2007 lalu, semakin lama perhatian pemerintah untuk mendukung dan menyuntik sekolah dengan bantuan infrastruktur teknologi informasi semakin kencang dan kuat.
Akibat nyata dari dukungan tersebut telah diadakan pelatihan untuk 50 orang guru agar dapat memanfaatkan web elearning sebagai kelas virtual atau kelas online berbasis Moodle. Pelatihan itu berlangsung selama 2 hari (3-4 Februari 2012) yang diakhiri dengan memasukkan sebagian besar kursus dasar ke dalam web ini http://sman2-palangkaraya.sch.id/elearning. Dari 50 guru yang ikut serta sekitar 48 orang sudah dipastikan dapat mengakses borang yang disiapkan staf TIK SMA Negeri-2 Palangka Raya. Kami juga berterima kasih kepada para guru seluruh Indonesia melalui jejaring Blog Guru Indonesia yang telah menyediakan template powerpoint mata pelajaran interaktif yang digunakan para guru kami sebagai bahan latihan membuat konten bahan ajar yang nantinya diisi ke dalam situs elearning SMAN-2 Palangka Raya ini. Saya bersyukur pula dengan bantuan rekan-rekan guru yang tergabung dalam PSB-PSMA juga menyediakan tutorial membuat konten bahan ajar serta ada yang rela berbagi ikhlas memberi template buatannya secara gratis dan cuma-cuma untuk kami pergunakan berlatih.
Ternyata belajar online juga sedang dialami oleh para guru se-Indonesia dan itu yang membuat para guru tempat kami betah berlatih menyiapkan konten bahan ajar dan LMS ini sampai sore (dari pukul 7.30 – 17.00 wib) walaupun terasa menyiksa karena panas dan penat, tetapi semangat para guru SMAN-2 Palangka Raya seakan tak lekang oleh kebosanan 😀
Semoga semangat ini terus terasah dan terus bangkit seiring kemajuan global.

#belajar, #blog, #btkip, #guru, #ict, #indonesia, #jabar, #jateng, #kalteng, #keguruan, #kelas, #konten, #lms, #lpmp, #moodle, #online, #palangkaraya, #psb, #psma, #tik, #virtual, #webblog