Dari Bogor Ke Bandung

Selasa, 24 Mei 2016 pukul 14 lewat banyak kami tiba di Mal Botani Bogor yang merupakan pool bis Damri tujuan Bandara Soekarno Hatta, kesulitan pertama adalah moda transportasi menuju penginapan yang telah kami pesan melalui Traveloka yang ada adalah deretan angkotan kota berwarna hijau dengan berbagai kode nomor yang belum kami ketahui dan beberapa pria yang rajin menawarkan tumpangan (tidak gratis tentunya hehehe) kepada penumpang yang baru turun dari bus.

Terminal ini berbeda dengan terminal Baranangsiang yang berseberangan, karena dikhususkan dari Bandar Udara semata. Jadi antrian mobil-mobil pelat hitam di sana sangat banyak ditambah parkir kendaraan pengunjung tempat belanja moderen tersebut menambah kepekatan areal parkir.

Setelah melepaskan pembuangan biologis dari kantung kemih, ada supir yang pantang menyerah mengejar dan menawarkan tumpangan setelah tanya sana sini sekedar berbasa-basi diperoleh harga 70 rebu diantar jauh dan dekat, yang mengejutkan rernyata Amang ini juga yang mengantar rekan saya Pa Arjana menuju Salak Tower, ya sudahlah saya iyakan saja dibanding naik angkot repot-repot bawa koper dan tas garda besar lumayan melelahkan sebab belum terlalu mengenal Bogor dengan baik.

Lanjutkan Membaca

Iklan

#angkot-bogor, #bogor, #botani-square, #hotel-zest, #kebun-raya-bogor, #melancong-murah-dan-aman, #pelancong-murah, #perjalanan-keluarga, #transportasi, #traveloka, #wisata-keluarga, #wisata-romantis

Kapal Kelotok

http://www.flickr.com/photos/22216875@N05/2870061225#/

http://www.flickr.com/photos/22216875@N05/

Kapal yang disebut bermesin kelotok sangat akrab ditelinga masyarakat bantaran sungai di Kalimantan Tengah terutama orang-orang Dayak hingga pendatang yang bermukin sepanjang aliran sungai. Disebut kapal kelotok, karena suara yang dihasilkan dari mesin berbunyi tok tok tok tok dalam frekuensi yang rapat dan suara khas bariton mesin buatan tiongkok.
Kadang kala mesin tiongkok ini yang akrab dipanggil Dong Feng alias Kerja keras atau Hebat selain dipakai sebagai penggerak roda kapal kelotok juga berfungsi sebagai pompa atau penggerak mesin semprot air yang dipakai dalam pertambangan rakyat.
Kapal kelotok merupakan alat transportasi sungai yang lebih cepat dari jukung (perahu dayung). Kadang kala kapal kelotok juga tersaingi dengan kapal ces atau kapal jukung yang diberi motor tempel berbahan bakar bensin atau petrol.
Mesin kelotok yang dirakit dari mesin Dongfeng atau zaman dulu saat saya masih kecil ada juga merek mesin kapal sungai Yanmar atau Kubota yang mengonsumsi bahan bakar minyak diesel. Yang mana kita ketahui bersama diesel ini termasuk langka dan untuk mendapatkannya harus berjuang antri dalam deretan yang panjang karena berebut dengan mobil-mobil diesel perkebunan, industri, truk transportasi pengangkut barang hingga mesin pembangkit listrik swasta.
Kapal kelotok umumnya dibangun memiliki rumah-rumahan, namun ada juga yang dibangun rumahan kecil untuk pengemudi atau motoris dan sisanya terbuka untuk mengangkut barang selain penumpang. Karena sebagian besar penduduk Kalimantan Tengah berada di tepi sungai sehingga kapal merupakan sarana penting sebagai pengangkut bahan-bahan sandang dan pangan selain sembako, hasil pertanian, hasil perkebunan yang nanti dijual kembali ke masyarakat di daratan atau di kota. Namun untuk kendaraan sungai penyeberangan ada juga tanpa rumah-rumahan melainkan dari kapal jukung ukuran sedang yang diberi mesin penggerak dengan kemudi mirip seperti setir mobil. Untuk keteraturan dan ketertiban hal ini juga diatur dengan perundang-undangan pelayaran pedalaman.
Penyeberangan untuk penugasan dan pekerjaan

#bakar-bakar-minyak, #bbm, #dayak, #diesel, #dinamo, #dongfeng, #kahayan, #kalimantan-tengah, #kalteng, #kapal, #kelotok, #kendala, #klotok, #perahu, #river, #sungai, #transportasi, #turbo

Lesson of this day

Pertama membangun hari dengan mendengarkan curhat para peserta didik di kelas X yang kemarin waktu grand exam mengalami gangguan dan kegagalan. Dan memang benar-benar mengejutkan, saya sangat prihatin dengan beban yang diderita pada pelajar muda ini. Saya kembali bergumul dan mempertimbangkan mana yang terbaik dan mana yang relevan dengan hasil yang anjlok dan tidak menggugah selera.

Namun sekali lagi, dari sana saya mendapatkan pelajaran selanjutnya. Bahwa untuk mendapatkan sesuatu tujuan atau kepentingan harus dengan kesabaran dan WAKTU YANG TEPAT !. Rupanya 9 Desember 2009, kemarin bukan waktu yang tepat bagi ke-40 pelajar saya ini.

Sebagai pertimbangan awal, apapun masalahnya cukup untuk memberikan gambaran sederhana tentang profil mereka. Baca kelanjutan pelajarannya

#bank, #banker, #bca, #faith, #family, #finansial, #gerakan, #kesabaran, #keuangan, #mobil, #modal, #model, #perjalanan, #rencana, #transportasi, #travel, #travelling, #trip, #uang

Senin (H-2)

Tidak terasa beberapa hari lagi Iedul Fitri tiba
Tua Muda Besar Kecil sudah bersiap-siap dengan baju baru,


#1429-h, #e-resiko, #hari-raya, #iedul-fitri, #lebai-lebai, #lebaran, #mudik, #pasar, #pulang-kampung, #raya-lebaran, #transportasi