Kegiatan Kelas Baru

Kegiatan percobaan mengamati letak titik poros pada kesetimbangan batang es krim dilakukan di kelas XI IPA-2 dan XI IPA-5 semoga kelas-kelas lain seperti kelas XI IPA-6, XI IPA-1 maupun XI IPA-4 dapat mengikuti dan mencontohnya pada kegiatan minggu mendatang.

Percobaan ini memerlukan batang es krim (stik) disertai mur dan baut sebagai pemberat (beban), tujuan dari percobaan adalah mencari letak titik kesetimbangan atau titik poros jika stik diberi beban maupun tidak diberi beban.

Langkah-langkah percobaan :

  1. Ikuti pola stik pada buku catatan sebagai gambaran awal.
  2. Ukur panjang stik es krim yang diamati.
  3. Letakkan stik es krim pada poros (tanpa beban) dan beri tanda titik porosnya
  4. Ukur jarak titik poros dari masing-masing ujung stik
  5. Lakukan untuk 5 batang stik lainnya
  6. Stik kemudian diberi satu beban (pada salah satu ujung)
  7. Geser titik poros sehingga stik setimbang
  8. Beri tanda titik poros yang diperoleh barusan
  9. Ukur pergeseran titik poros awal terhadap titik poros yang diperoleh saat diberi beban
  10. Beban ditambah semakin berat pada salah satu bagian stik sementara stik lain juga diberi beban (dibuat beban yang berbeda pada setiap lengan stik)
  11. Ukur perubahan titik poros setiap kali beban ditambah pada sistem.

Berikut adalah gambar kegiatan percobaan dimaksud :

20160728_093712[1]20160728_102104[1]20160728_084804[1]

Yang Ditinggalkan

5Sos4 prop

Dulu kami pernah terkejut bersama, kaget bersama, takut bersama, kemudian GR bersama, dengan jumlah yang dua lima saja. Dominasi wanita dalam kelas saya, sekarang mereka telah terbang menuju sekolah baru dan kehidupan baru, waktu menggantikan dengan generasi lainnya.

Mereka tumbuh sebagai harapan di masa mendatang dalam kurun yang tidak terlalu lama, menjadi tunas muda penggalang kemajuan

Selamat jalan tunaikan tugas dan pekerjaan di tempat yang baru.

Salam dalam kenanganku

5Sos

5sos bazar

5sos kelas5sos kunjungan

 

Fisika SMA Tahun 2016

5sos prop copy

Untuk pembelajaran Fisika yang telah menerapkan Kurikulum 2013 edisi revisi maka topik-topik yang dibahas antara lain :

PETA MATERI

Yang masing-masing terdiri dari pembelajaran :

X-1x-2x-3x-4x-5x-6
Pembelajaran untuk kelas XI :

xi-1xi-2xi-3xi-4xi-5xi-6xi-7
Pembelajaran Kelas XII :

XII-1XII-2XII-3XII-4XII-5

 

 

 

Balik Kandang

Setelah menyelesaikan penjelajahan singkat di Bandung, antara lain ke Floating Market, Kebun Bunga Begonia, melewati penjualan bunga Cihideung, selanjutnya makan siang di Ma Enah dilanjutkan ke pusat jajan Aromanis dan penjualan pakaian di Cihampelas berputar ke arah Kantor Gubernur Jawa Barat tepatnya Gedung Sate sayangnya Gasibu sedang direhab, berputar di Mesjid Raya Bandung, Gedung Asian Afrika dan Jalan Braga termasuk menjelajahi portal-portal Ingress di kota kembang kami kembali mudik ke Palangka Raya melewati Tangerang, pintu kedatangan di Jakarta.

Menggunakan Daytrans yang menawarkan harga spesial di akhir pekan dan hari-hari lainnya menggunakan Telkomsel poin, lumayan menarik perhatian. Diskon untuk posisi tempat duduk di belakang mobil Toyota Caravan berisi 16 kursi juga memberi peluang tersendiri bagi pelancong dengan anggaran terbatas.

Tetapi sayangnya, Daytrans dengan pool Cihampelas tujuan Tangerang kali ini kurang nyaman karena seperti diburu-buru waktu, apalagi hari yang kami pilih adalah hari Jumat yang ternyata hari termacet di akhir pekan, karena banyak pemudik dari Jakarta yang mengarahkan kendaraan ke luar kota terutama Bandung. Dengan tiket 120 ribu per orang, anda dapat menumpang travel ini menuju Tangerang dengan perhentian Tangerang City Mal.

Baca lebih lanjut

#keluarga, #lion-air, #palangka-raya, #perjalanan, #traveloka, #wisata-romantis

Bumi Parahiyangan

Tidak salah Bandung selain digelar kota kembang juga negeri para Hyang, raja-raja dengan tetirah tempat peristirahatan yang luar biasa. Logat yang halus dan lembut dari setiap orang yang sapa dan ajak bicara menambah aroma keningratan kota ini. Apalagi perjalanan pagi seusai melakukan pembayaran di IndoMaret melalui i-pos (baca: ai-POS) untuk tiket travel menuju destinasi selanjutnya, seusai sarapan pagi yang sedikit mengecewakan karena sisa makanan terakhir saja di Zodiak Hotel, Kebun Kawung – kami menuju Bandung Utara atau Lembang.

Hotel Zodiak, jaringan Kagum Hotel, termasuk hotel murah yang terbaik yang kami dapatkan dengan aplikasi jalan-jalan Traveloka berbiaya sedikit di atas 330 ribu dan kurang dari 340 ribu semalam, kami mendapatkan kamar tipe superior king size, namanya pesanan beranggaran rendah tentu saja akan ada kendala yang kami temui. Pertama-tama sikat gigi kurang satu, padahal saya sudah memesan untuk kapasitas 2 orang. Hari pertama pembersihan toilet duduk berjalan dengan baik, tapi pembilasan hari ke-2 sudah mulai menemui kesulitan dan kelambanan. Namun kami baru beritau hari terakhir saat checkout menuju Tangerang😦

Atmosfir kamar juga dingin sehingga penyejuk ruangan kadang tidak perlu dinyalakan, namun sayangnya kami tidak mendapatkan pandangan dari luar karena tidak disediakan jendela. Walau ada sebagian kecil suara dari koridor dan kamar sebelah yang kedengaran dari dalam kamar, namun tidak mengurangi komfortabilitas di hotel ekonomis ini. Kamar mandi dan toilet yang unik karena ada di dalam kotak plastik menambah pengalaman yang berbeda dibanding menginap sebelumnya.

Silakan anda membaca review dari para pelancong melalui Tripadvisor jika memilih menginap di Bandung sebagai referensi tambahan. Baca lebih lanjut

#bandung-kota-kembang, #ingress, #jawa-barat, #lembang, #wisata-romantis, #zodiak

Dari Bogor Ke Bandung

Selasa, 24 Mei 2016 pukul 14 lewat banyak kami tiba di Mal Botani Bogor yang merupakan pool bis Damri tujuan Bandara Soekarno Hatta, kesulitan pertama adalah moda transportasi menuju penginapan yang telah kami pesan melalui Traveloka yang ada adalah deretan angkotan kota berwarna hijau dengan berbagai kode nomor yang belum kami ketahui dan beberapa pria yang rajin menawarkan tumpangan (tidak gratis tentunya hehehe) kepada penumpang yang baru turun dari bus.

Terminal ini berbeda dengan terminal Baranangsiang yang berseberangan, karena dikhususkan dari Bandar Udara semata. Jadi antrian mobil-mobil pelat hitam di sana sangat banyak ditambah parkir kendaraan pengunjung tempat belanja moderen tersebut menambah kepekatan areal parkir.

Setelah melepaskan pembuangan biologis dari kantung kemih, ada supir yang pantang menyerah mengejar dan menawarkan tumpangan setelah tanya sana sini sekedar berbasa-basi diperoleh harga 70 rebu diantar jauh dan dekat, yang mengejutkan rernyata Amang ini juga yang mengantar rekan saya Pa Arjana menuju Salak Tower, ya sudahlah saya iyakan saja dibanding naik angkot repot-repot bawa koper dan tas garda besar lumayan melelahkan sebab belum terlalu mengenal Bogor dengan baik.

Lanjutkan Membaca

#angkot-bogor, #bogor, #botani-square, #hotel-zest, #kebun-raya-bogor, #melancong-murah-dan-aman, #pelancong-murah, #perjalanan-keluarga, #transportasi, #traveloka, #wisata-keluarga, #wisata-romantis

Palangka Raya – Bogor

Hingga akhir minggu ke-2 bulan Mei kami berharap akan ada perjalanan lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, apalagi kelas XII sudah kelar mengikuti ujian-ujian akhir seperti UN dan US, sementara kelas X dan XI mengikuti evaluasi akhir semester baik yang di SMA maupun SMP, termasuk anak-anak kami pada kedua jenjang tersebut.

Sampai terbetik kabar, bahwa istri saya mesti mendampingi salah seorang siswanya berangkat ke Bogor mengikuti workshop perfileman, kebetulan siswa tersebut tidak pernah sama sekali (mungkin) naik pesawat udara, kesemuanya serba kebetulan dari sekolah saya pun ada siswa yang berangkat mengikuti acara yang sama sesuai kuota daerah namun tidak ada pendamping.

Semula istri saya akan berangkat berdua ibu guru lain dari sekolahnya, namun karena ibu tersebut tiba-tiba mendapatkan kabar harus berangkat ke kota lain untuk mengantarkan suaminya berobat, akhirnya pilihan pendamping tidak lain jatuh kepada saya. Maka dengan berat hati antara pilihan dan dilema saya mesti bermohon izin kepada pimpinan saya untuk berangkat dan akhirnya saya dapatkan.

Perhitungan selanjutnya yang menjadi kendala batin adalah biaya, pemesanan tiket, kendaraan yang harus ditumpangi ke Bogor dari bandara, dan lain-lain. Apalagi jika ini semua dilakukan oleh istri saya yang baru biasa bepergian jika berombongan sehingga diriku harus membimbing dan mendampingi beliau. Setelah melakukan berbagai analisis dan pergulatan hati dengan kalkulasi maupun asumsi serta parameter praduga-praduga lain – termasuk menentukan kepastian membeli tiket pesawat terbang setelah mengetahui pesawat yang digunakan Nisa yaitu Garuda – yang hingga minggu malam kami tak berani membelinya di agen perjalanan karena harga yang lumayan wow dan itu sangat menggerus anggaran perjalanan ….

Baca lebih lanjut

Akhir Semester 2 tahun 2016

Kepada siswa kelas X MIPA 8, berikut adalah soal-soal disertai rekan-rekan kelompok kerja, ingat lembar kerja anda ini dikerjakan masing-masing dan dikumpulkan setelah UAS Fisika, Kamis 26 Mei 2016. (Kertas ukuran folio bergaris-garis)

Baca lebih lanjut

#2016, #fisika-sma, #fisika-sma-kelas-x, #fisikarudy, #kalteng, #kelas-x, #kelas-x-semester-genap, #kelas-x-sma, #semester-genap, #sma-x, #tugas, #x-sma

Hasil SNMPTN 2016 siswa SMAN-2 Palangka Raya

Semula pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2016 akan dirilis pada tanggal 10 Mei 2016, namun tahun ini dipercepat satu hari. Jika dulu kami bisa mengecek melalui sub laman pada snmptn.ac.id khusus sekolah, ternyata tahun ini kami harus memeriksa satu persatu dari 244 pendaftar (siswa SMAN-2 Palangka Raya) menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional-nya dan tanggal lahir.

Berikut hasil pemeriksaan yang kami rangkum untuk sahabat blog Fisikarudy terutama siswa dan alumni SMAN-2 Palangka Raya, Kalimantan Tengah :

  1. ALDIATAMA JUMANISSABA (IPB pada Meteorologi Terapan)
  2. AMELIA RAHMA ANGGRAINI (UPN Veteran Jawa Timur pada Akuntansi)
  3. BAHARUDIN YUSUF WIDIYANTO (Univ. Brawijaya, Malang pada Teknik Informatika)
  4. MUHAMMAD ZAINI RAHMAN (Univ. Brawijaya, Malang pada Teknik Informatika)
  5. WILLY JAYA PUTRA (Universitas Palangka Raya pada Akuntansi)
  6. ASSA MORIA EVANGELIANTO (Universitas Indonesia pada prodi Fisika)
  7. DILA PARUNA (Universitas Indonesia pada Fakultas Hukum)
  8. FITRIA HANDAYANI (Universitas Brawijaya pada prodi Kimia)
  9. GABRIEL OKTAVIANY DANIETAMA (ITS Surabaya pada Teknik Industri)
  10. LOLY KURNIA NAIBAHO (ITS Surabaya pada Teknik Geomatika)
  11. JOSHUA EKA HARAP (Univ. Lambung Mangkurat pada prodi Kimia)
  12. NAUFAL NUHA ARDHANA (Univ. Brawijaya pada Pend. Teknologi Informasi)
  13. NOVIANA TANTRI (Univ. Palangka Raya pada Agroteknologi)
  14. RAUDATUL MAHFUD (Univ. Palangka Raya Pendidikan Dokter)
  15. KETRIN ZAILIN (Univ. Lambung Mangkurat, Pendidikan Dokter)
  16. LANY APRILIA PERMATASARI (Univ. Palangka Raya, Teknik Perangkat Lunak)
  17. LUKAS PRIYO PRASETIYANTO (Univ. Palangka Raya, Agroteknologi)
  18. MUHAMMAD ILHAM (Univ. Palangka Raya, Arsitektur)
  19. RABEKA ROSALINA ANUGRAH HUA (Univ. Palangka Raya, Teknik Perangkat Lunak)
  20. YONATAN VARI (Univ. Palangka Raya, Pendidikan Fisika)
  21. LUCYA SULING (Univ. Palangka Raya Pendidikan Dokter)
  22. MAHESWARI ALFIRA DWICESARIA (IPB Bogor, Biokimia)
  23. NUR FITRI FIRAMADANI (Univ. Palangka Raya, Budidaya Perairan)
  24. PUTRI HAGALANG SINTA (Univ. Palangka Raya Pendidikan Dokter)
  25. REVANTIO MICKAEL JAYA (Univ. Brawijaya, Sistem Informasi)
  26. NOOR ANNISA (Univ. Indonesia, Biologi)
  27. RACHAEL MEILISKA DWIMASARI (Univ. Palangka Raya, Manejemen)
  28. RANGGASKI YOAN VIANUS (Univ. Palangka Raya, Teknik Sipil)
  29. ANASTASIA TESALONIKA (Univ. Brawijaya, Sastra Inggris)
  30. GUSTI PUSPITALOKA (Univ. Palangka Raya, Ilmu Hukum)
  31. MARIA JULIANA AYU BANJARNAHOR (Univ. Palangka Raya, Akuntansi)
  32. RUT KRIS NATALIA (Univ. Sebelas Maret, Sastra Inggris)
  33. SEPTIANA KAROLIN (Univ. Brawijaya, Ilmu Pemerintahan)
  34. JOHANES BERNARD (Univ. Palangka Raya, Teknik Perangkat Lunak)
  35. MUHAMMAD DARWISY SANGAJI (Univ. Brawijaya, Ilmu Administrasi Publik)
  36. NELLY ANGRAINI (Univ. Lambung Mangkurat, Kesehatan Masyarakat)
  37. NICKY PATRICIA YOLANDA (Univ. Palangka Raya, Akuntansi)
  38. RESTI ARAY HAWINI (Univ. Palangka Raya, Manajemen)
  39. SEPRIANTO (Univ. Palangka Raya, Teknik Perangkat Lunak)
  40. WAHYUNI KHUSNUL KHOTIMAH (Univ. Brawijaya, Ilmu Pemerintahan)
  41. WAYAN DIKA PRAMANA (Univ. Palangka Raya, Ilmu Hukum)
  42. ALBERT JONATHAN SIANTURI (Univ. Palangka Raya, Ilmu Hukum)
  43. AZIZAH FATMAYANTI (Univ. Palangka Raya, Akuntansi)
  44. DWI CAHYA NINGSIH (Univ. Palangka Raya, Akuntansi)
  45. FRENKY FRANADO (Univ. Palangka Raya, Manajemen)
  46. KARINA RIZKY DWI ANDINI (Univ. Brawijaya, Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia)
  47. NORMILA (Univ. Palangka Raya, Akuntansi)
  48. NOVENDRI AGUNG (Univ. Palangka Raya, Teknik Sipil)
  49. SATYA WIRA WICAKSANA (Univ. Negeri Yogyakarta, Pendidikan Kepelatihan Olahraga)
  50. THERESIA SILALAHI (Univ. Brawijaya, Akuntansi)
  51. YOSUA HARY TOPAN (Univ. Palangka Raya, Manajemen)
  52. ANGGI INDRIANY EMANUELA (Univ. Brawijaya, Akuntansi)
  53. CYNTIA PUSPITA SARI (Univ. Palangka Raya, Ilmu Pemerintahan)
  54. ERIKA DAMAIYANTI UMAT (Univ. Palangka Raya, Teknik Informatika Perangkat Lunak)
  55. HELMI FEBRIANSYAH (Univ. Palangka Raya, Ekonomi Pembangunan)
  56. KENDEL GRANIT (Univ. Palangka Raya, Budidaya Perairan)
  57. AGNES YUNIA PUTRI (Univ. Palangka Raya, Akuntansi)
  58. HERMAWAN GUSTI (Univ. Palangka Raya, Teknik Informatika Perangkat Lunak)
  59. JENNY THERESIA TJAHYAWINATA (Univ. Brawijaya, Ilmu Hukum)
  60. JHOVI NATA BIMA (Univ. Palangka Raya, Manajemen)
  61. NATALIA (Univ. Palangka Raya, Ilmu Hukum)
  62. PUTRI TITANICA (Univ. Palangka Raya, Ilmu Hukum)
  63. TALENTA AGRESSYA (Univ. Palangka Raya, Ilmu Hukum)
  64. YOLANDA IRAWANTO (Univ. Palangka Raya, Ilmu Hukum)

Demikian hasil SNMPTN tahun 2016 untuk siswa SMA Negeri-2 Palangka Raya.

Sebagai catatan kilas balik atau analisis, setiap tahun sejak tahun 2013 sepertinya terjadi fluktuasi penerimaan SNMPTN yang diikuti siswa kelas XII SMAN-2 Palangka Raya dengan angka-angka sebagai berikut :

Tahun 2013, peserta yang memfinalisasi pendaftaran 262 orang, yang diterima 74 orang (28,24%)

Tahun 2014, peserta yang memfinalisasi pendaftaran 249 orang, yang diterima 71 orang (28,51%)

Tahun 2015, peserta yang memfinalisasi pendaftaran 301 orang, yang diterima 80 orang (26,58%)

Tahun 2016, peserta yang memfinalisasi pendaftaran 237 orang, yang diterima 64 orang (27,00%)

Selama empat tahun berjalan tersebut kurang dari 30% alumni SMAN-2 Palangka Raya melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri melalui SNMPTN atau jalur rapot, sementara dari SBMPTN tidak ada data yang cukup atau informasi sehingga kami sulit melacak alumni-alumni.

Semoga pihak penyelenggara SBMPTN menyediakan data per tahun berdasarkan asal SMA masing-masing peserta.

 

 

 

Beri Jawaban Anda UAS 2016

Berikut anda formulir verifikasi jawaban UAS Fisika yang baru dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2016 untuk kelas X MIPA-8, XII MIPA-4, XII MIPA 5 maupun XII MIPA-6 saya memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada rekan-rekan untuk mengirimkan jawaban dalam keadaan sadar dan sudah dipersiapkan (ingat ini bukan ujian ulang) atau memperbaiki jawaban yang sudah dicentang tadi pagi pada lembar jawaban yang sudah anda kumpulkan kepada pengawas masing-masing ruang.

Harap identitas anda diisi sesuai permintaan formulir, termasuk nomor HP, email aktif, serta kelas dan ruang ujian yang sesuai tanda tangan kehadiran anda tadi pagi. Jika ada yang tidak cocok, maka jawaban anda akan saya anulir untuk diperiksa dan dipertimbangkan.

Selamat mengisi dengan kesempatan sebanyak 3 kali.

Ngeblog lagi (1) – Sakit Perdana

Jumat ini kembali aku berkriprah mengisi renjana menuliskan kisah, kenapa? Setelah sekian lama berkutat bergonta-ganti 460 karakter di dinding elektronik milik tetangga saya Marc, dan terjengkang selama dua minggu didera menjadi budak batuk pernafasan akibat peradangan paru-paru. Yang nyaris merenggut nyawa saya di awal tahun 2016 ini, sekiranya karena Kasih Karunia Tuhan serta perhatian ekstra pedas dan keras dari kekasih hati saya, Defina beserta kru-kru cilik dan pengikut setia di rumah Menteng, Tentu saya tidak akan berani dan bisa melentikkan jari-jemari kembali berdansa waltz dan salsa di atas kibor laptop pinjaman dari sekolahan yang sudah tiga kali mengalami bedah otak.

Teman-teman dan kerabat bergantung kepentingan, termasuk seluruh rekan muda yang aku ajar sebagai penerus masa kini (dan tenggelam dalam kekinian) adalah filofosis yang tepat untuk menggambarkan atmosfer hatiku selama dalam perenungan di paruh kedua Januari 2016, saat aku tergeletak tak berdaya di pembaringan sambil panas dingin merem melek dan batuk berkepanjangan seperti suara anjing tua yang kepayahan, kadang lemah mengaing kadang deras menerjang hingga gumpalan-gumpalan fluida di paru-paru menjadi penuh dan inflamasi. Benar setelah awal pekan ke-3, awal ulangan umum semester ganjil di sekolahku, aku tepar tak berdaya sepulang melawat jenazah paman di kawasan Thamrin Komplek Panahan dan harus memasukkan diri dengan sukarela ke UGD untuk beberapa saat diantar istri terkasih dan ajudan setia yang semuanya perempuan! (Saya tidak menyukai percintaan sejenis … sorry! )

Hampir tak bisa bernafas dengan lega dengan tumpuan berat menghela udara di dada sebelah kanan, dengan sabar kami menanti bantuan medis dikoordinasi dr. Tagor Sibarani yang simpatik dan sabar di IGD RSUD dr. Dorys Sylvanus, difoto dengan sinar roentgen dan aku benar-benar merasakan keajaiban sains tumbukan elektron pada logam tungsten yang ada di instalasi rekam medik rumah sakit umum daerah ini untuk mengetahui gerangan patrikulat serta kejadian tak kasat mata yang mengganggu paru-paru sebagai alat bernafas dan mungkin aku gagal bernafas jika menggunakan kulit sebab badanku kotor dan berbau apek sebab bermandikan peluh akibat kerusakan generator mitokhondria saat berdifusi osmosis dengan jantung pada siklus respirasi dan peredaran darah.

Sebenarnya hampir setiap tahun aku harus masuk ke RSU dengan berbagai alasan, ada alasan kelelahan, alergi roti, alasan kecapean, alasan gatal, alasan sakit perut, alasan gagal nafas sepanjang 2009 hingga tahun ini, dan mudah-mudahan bukan karena gagal move on apalagi gagal hidup! tapi 2016 ini merupakan titik balik dari sensibilitas dan ketangguhan fisika yang kuagung-agungkan selama ini bahwa hanya sakit gatal dan lemas yang mampu menyeret aku ke brankar RSU. Bahwa udara pun sanggup membuatku tak berdaya dengan mengirimkan beban pada generatornya di dadaku!

Semula kupersalahkan keikutsertaan aku mengunjungi daerah-daerah tinggi di pulau Jawa di awal tahun ini sebagai kontributor utama penyebab kemunduran fisik dan gangguan paru-paru, tapi lama-lama aku pikir, ini adalah akumulasi kerja dari november hingga desember ditambah dentuman asap-asap berkabut racun yang aku remeh-temehkan tanpa masker yang memadai diyakini juga membentuk buntalan-buntalan akut sebagai bom waktu di alveoli paru-paru dan terjadi dua minggu lalu.

Diawali dengan tidak konsentrasi dan demam panas, yang mengakibatkan aku tidak berkonsentrasi saat memacu kendaraan matic yang semenjak pelajaran Dinamika gerak Rotasi tahun 2009 kuremehkan dan kuingatkan agar jangan dipacu sebab torsi roda dan inersia yang dihasilkan roda berdiameter kecil itu menyebabkan ketidakseimbangan lateral dalam gerak menikung sentripetal dan banyak membuat pengendara terjatuh dan terpeleset karena gigitannya sisi roda yang tidak berupa diagram alur untuk mengikat tanah akhirnya aku alami dengan nahas. Saat momentum antara motor dengan jalanan terjadi siku tangan dan dengkul tidak mengalami robek atau luka melainkan tekanan luar yang cukup kuat mendesak pectoral atas sebelah kanan terasa berat dan robek dalam. Tidak ada luka atau memar, juga patah apalagi terkilir, namun beban nafas menjadi berat dan malam itu sebenarnya aku mulai merasa demam tapi sedikit.

Malam-malam berikutnya kurasa batuk mulai menyerang dan suhu tubuh naik seiring aktivitas paru-paru mencari jalan keluar melalui batang tenggorokan semakin tidak nyaman dan akhirnya kami berobat ke dokter di apotek beberapa ratus meter dari rumah di depan SPBU G Obos, harapan positif paling ini adalah batuk biasa, bukan flu berat yang sampai melemahkan tulang dan membuat demam atau alergi dan sempat diduga aku mengalami gejala DBD atau malaria yang tengah endemik. Saat menunggu obat yang diresep oleh dokter perempuan yang namanya mirip artis remaja tahun 80an dan menyanyikan lagu Bukit Berbunga yang juga melampiri saya dengan surat izin tidak ke kantor selama beberapa hari padahal maunya saya hari izin satu hari (hah!), alumni SMADA 2008 Evan Gunawan ternyata apoteker di tempat itu yang memfasilitasi obat-obatan yang kuperlukan, antara lain antibiotik, pengencer dahak, penurun panas (obat anti demam, dan lain-lain yang ditumbuk menjadi satu dan dibuatkan seperti puyer). Tanpa biaya BPJS sebab bukan dokter keluarga yang biasa kami datangi untuk berkonsultasi atau mendengarkan keluhan istri, sekitar dua lembar warna merah sudah dipastikan disumbangkan kepada BUMN kesehatan ini.

Esoknya selasa, Januari 12 – badanku panas membara, batuk semakin kencang dan dunia tidak nyaman, benar-benar tidak nyaman melanda diri ini. Serba salah, hidup enggan, mati benar-benar ngga mau. Makan mental, batuk bergantian sepanjang hari hingga malam. Obat dengan rajin sesuai takaran dan dosis resep diasup dengan teliti, tidak berkurang juga hingga hari jumat. Mentalku drop, badan lemes, tapi herannya berat badan malah bertahan!

Malam sabtu, Januari 15 – istriku berkesimpulan karena kami tidak sowan ke dokter keluarga yang dinaungi BPJS maka sakitku tidak sembuh-sembuh dan tidak mengalami kemajuan berarti. Maka malam itu setelah didaftar pukul 20.00 WIB urutan ke-9 saya mengikuti saran dan diantarnya ke dokter keluarga di apotik BUMN juga tapi di depan gereja besar di jalan Diponegoro. Sambil menunggu batukku tidak berhenti, sesekali saja diam untuk meredakan mesin. Saat giliran konsultasi tiba, batuk itu tidak juga menampakkan keperkasaannya malah diam dan mantoh! Akhirnya kami pulang dan aku dihadiahkan tiga macam obat, sirup batuk herbal OBH, parasetamol dan satu obat ukuran kecil warna putih yang sempat kukira obat penenang untuk memudahkan tidur agar hidupku nyaman dan empuk kaya daging.

Malamnya bukan kenyamanan yang kuterima, tapi batuk makin menghebat bahkan jeda waktu antara batuk dan diam hanya dua jam, lebih ganas dan frekuensinya lebih banyak dari keadaan sebelumnya. Sampai istriku menyediakan botol air panas untuk mengompres dada dan punggung, yang juga tidak berhenti berkeringat peluh kadang-kadang demam dan dingin tidak karuan. Dada sesak dan berat serta  sempat kepanasan seperti terkena setrika tapi biar kujalani agar aku bisa tidur sebab Sabtu, 16 Januari aku bertekad harus bangkit dan sakit ini sebagai bagian dari penyembuhan saja dan besok akan sembuh.

Sepanjang Sabtu sepulang sekolah karena senin 18 Januari akan UAS, batukku tidak mereda malah semakin mengganas seperti angin topan dan amukan badai. Mulailah awal derita baru tahap kedua sabtu dan minggu tersebut. Tidur tidak nyata, halusinasi, obat-obat yang semula aku ikuti menjadi tidak berguna sama sekali walau terus aku konsumsi (kini serasa nyamuk dan lalat enggan mendekat karena setiap pori-pori tubuhku akan mengalirkan aroma antibiotika bercampur zat kimia yang sanggup mengkhatamkan mereka di dunia fana ini).

Senin, 18 Januari, aku paksakan diri berkantor dan mengawas ulangan di ruang 26 sambil berhalusinasi, batuk berdahak yang berkali-kali mengajak rekan-rekan fluidanya keluar dari dalam perut di tengah aktivitas ujian dan saat aku berseragam. Semua dapat kuatasi dan menghasilkan pusing berkepanjangan, badan meriang dan menurut beberapa rekan wajahku pucat dan tampak seperti mayat. Selesai mengawas aku segera balik pulang dan menyelesaikan kewajiban senin dan tagihan janji mengikuti kebaktian persemayaman paman Adonia Sera yang terpaksa tidak kuikuti dengan pemakamannya sebab aku sudah merasa akan mengikuti jejaknya (saat itu) yang kemudian aku pulang tak berdaya di atas pembaringan.

Siangnya pukul 14.00 lebih  sedikit, kekasihku datang dengan wajah harap-harap cemas melihat kondisi dan aku mengambil keputusan segera ke UGD – dan kutuliskan di awal sakit perdana ini.

Aku lemas, aku tak berdaya, UGD penuh, kamar rawat inap penuh, tapi aku masih sanggup dan siang itu kami pulang berbekal tatamba dari dokter Tagor simpatik, antibiotik cefix, codein, dan obat anti demam untuk menantang nyali mengunjungi dokter spesialis tentang penyakit dalam sebab dokter spesialis paru tidak ada di Palangka Raya. Sempat terpikir esoknya ke Surabaya, tapi istriku menyatakan ketidaksanggupan biaya dan waktu serta tenaga, akhirnya kupasrahkan nasibku pada hasil konsultasi dengan dokter Penyakit Dalam saja.

Sementara aku menunggu di rumah dari pukul 16 hingga malam pukul 20 karena menurut sayangku, namaku berhasil di daftar di Apotek Sari Mulia nomor urut 22 sebab dokter spesialis yang sama di Apotek Medika sudah tidak menerima pasien lagi (saat sorenya ia berkeliling sambil mencari makanan agar aku tetap kuat dengan bisa makan). Sambil menahan batuk dan badan berkeringat, pukul 20.00 kami menyusuri jalanan Palangka Raya menuju apotik yang namanya sama dengan rumah sakit swasta di Banjarmasin ini, kami harus menunggu tiga jam sebelum benar-benar ditangani pak dokter spesialis berjenggot ini, saat giliran konsultasi tiba dan giliran toko kiri dan kanan apotik ini menutup diri karena sudah larut malam, didapati bahwa kedua pasang paru-paruku dipenuhi infeksi bakteri entah bagaimana banjir bakteri itu ada di organ vital itu. Dengan melihat secara saksama dan penuh kehatian-kehatian dengan kewaspadaan dan kesabaran tingkat tinggi, dokter jenggot mendengar dan menganalisis riwayat sakit dan penanggulangan yang telah kuterima serta menambahkan saran terhadap obat yang aku asup agar segera sembuh serta tidak lupa meminta surat izin tidak hadir lagi dan diberikan selama tiga hari kembali. Seusai dan bersalaman dan aku lihat dari kejauhan sayangku mengeluarkan lebih dari lima lembar kertas berharga berwarna merah yang berarti sakitku dan obatku itu berharga di atas setengah juta untuk malam selarut itu di Palangka Raya!

Malam penderitaan kedua mulai kualami sepanjang januari 18 hingga januari 20, dengan puncaknya pada januari 19, hidupku tidak karuan dan badan terasa terbakar dari dalam, tidur tidak nyaman mencari cara beristirahat malah mimpi-mimpi gila yang sama dan bersambung terus berlanjut dan menerawang dalam benak hamba. Aku benar-benar freakin out, menjadi gila, jangankan rumus fisika dan matematika, menghitung bilangan perkalian saja yang sederhana 24 x 15 aku tak mampu! Aku memaksa diri mandi dan akhirnya terjadi muntahan sebanyak enam kali! Habis seluruh obat yang kumakan dan makan pagi yang menjadi kekuatan terbuang dalam air di toilet. Obatnya pedas dan pahit bercampur menjadi satu, mengingat rasanya saja sudah terbit gangguang gastrokolik yang memicu stimulasi muntah simpatetik seperti Mordechai (Jhonny Deep) saat berciuman dengan Lady Mordechai (Gwayneth Partlhrow) saat aku terpaksa tidur duduk di kursi kerjaku agar tidak muntah dan badan tetap tegak agar tetap waras!

Jumat ini, aku membatalkan kedatangan diri karena jatahku hanya sampai jam 9 pagi, dan kutuliskan ini sebagai janji pada diriku sendiri setelah membaca inspirasi dari Jawa Pos mengenai Raditya Dika, komedian terbaik 2016 yang mengawali karirnya dengan menerbitkan buku dari tulisan dalam blognya.

Aku tidak peduli seberapa isi blog ini menggugah atau menggaet pembaca, yang penting aku menulis, kembali menulis, isinya terserah kepada hatiku walau tak kupungkiri profesiku sedikit dan banyak akan mempengaruhi konten dan tindak tanduk tulisan. Aku ingin menulis saja, setelah kemarin mendapat surat dari AdSense Google yang menolak memberikan kesempatan pada blogku yang lain yang hanya dipenuhi gambar dan video serta bukan tulisan panjang dan mengalir seperti ini.

Inilah kekesalanku pada Adsense ini juga kekesalanku pada diriku sendiri, Selamat datang kembali dan selamat ngeblog buat aku yang kesepian. Menanti kesembuhan dan mencari inspirasi bagi diriku sendiri.

Aku peduli

Siapa tahu besok aku mati dan tidak ada yang dikenang lagi tentang diriku selain tulisan hari ini!

#aku-cool, #aku-gila, #aku-peduli, #aku-sehat, #aku-waras, #apa-saja, #batin, #bukan-curcol, #bukan-curhat, #bukan-pelajaran, #catatan-sakit, #catatanku, #cool, #derita, #deritaku, #duniaku, #paru, #paruparuku, #peduli, #peduli-ngeblog, #penyakitku, #sakitku, #spesialis, #tulisan, #tulisanku, #waras-kabeh

Zona 7 #Quipper Video Supporter

Rekan-rekan muda yang ingin mendapatkan benefit (insentif) dari memperkenal quipper video, kini ada kesempatan untuk meraihnya dengan mendapatkan bonus insentif Rp 100.000/ orang bagi setiap siswa yang berhasil anda undang untuk mendaftar dan membayar layanan Quipper Video.

Untuk langkah pertama silakan mengisi formulir dahulu pada alamat ini https://docs.google.com/forms/d/1ggDcfJA2dUg-rISV72lh0aRICR0qBmqmWbFjzBWRkp4/viewform?c=0&w=1

kemudian masukkan kode promosi 4AHDDF yang mengundang anda untuk diisikan dalam formulir ini.

Kemudian anda mengikuti pelatihan Quipper Supporter dengan mengisi akun pada laman http://learn.quipper.com dan masukkan kode kelas K933TAA atau 3DDLNTP kerjakan setiap kuis sampai selesai (mastered atau tuntas) – nanti anda akan dihubungi narahubung Quipper Video jadi jangan lupa memasukkan nomor telepon atau HP yang bisa dihubungi. 

Jika kuis sudah anda tuntaskan dan dihubungi pihak Quipper Video, selanjutnya anda diberi kode promosi dan silakan disebarluaskan kepada para rekan, teman, sahabat agar memanfaatkan layanan premium belajar 7 x 24 jam melalui Quipper Video untuk mencapai cita-cita berkuliah di Perguruan Tinggi Favorit.

Selamat bekerja !

Zona 6 #Quipper Video

quippervideoHalo rekan-rekan, kini quipper mengeluarkan layanan edisi premiumnya yang ditujukan kepada siswa-siswa yang mempersiapkan diri menghadapi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi melalui program yang disebut Quipper Video

Quipper video adalah layanan belajar yang berisi tutorial dari beberapa mentor handal dan kompetensi mengajarnya tidak diragukan lagi untuk materi-materi yang diujikan dalam Seleksi Masuk Perguruan Tinggi.

Ada 10 mata pelajaran yang diberikan menurut jenjangnya dan tidak ada kekhususan bagi pembeli layanan ini (Quipper Video). Selain untuk Jurusan IPA, IPS, ada juga untuk IPC (IPA dan IPS) sebagaimana peminatan ujian SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Dengan biaya yang sangat terjangkau, maka Anda dapat mengikuti pelajaran melalui Quipper Video ini hingga tahun pelajaran 2015/2016 berakhir pada bulan Juli 2016 nanti. Biayanya juga tidak sampai 500 ribu.

Jika ada yang berminat mendaftarkan diri,  silakan membayar melalui ATM (anjungan tunai mandiri) setelah mengisi formulir daring pendaftaran pada alamat https://video.quipper.com/

Anda bisa mendapatkan diskon sebesar 10% dari harga Rp 380.000 jika mendaftar quipper video dengan memasukkan kode promosi 4AHDDF serta membayarnya via ATM – silakan dicoba mendaftar pada https://video.quipper.com/ atau

untuk 1000 pendaftar pertama akan mendapat diskon sebesar 62% jadi hanya membayar Rp 380.000 saja

Beberapa video demonstrasi Quipper Video :

Anda bisa mengikuti kelas demonstrasi penggunaan quipper video secara langsung pada kode-kode berikut :

Masuk melalui akun quipper school (bagi yang sudah punya) melalui laman http://learn.quipper.com kemudian selesaikan isian kemudian masukkan kode kelas T8WK4DX, HPDPH4D, DAD97JT gunakan salah satu saja jika kelas yang sebelumnya penuh.
Jika kelas tersebut sudah penuh silakan masukkan kode kelas ini HWLNM5T dan 7RRJDMH …

Selamat Mencoba

 

 

 

Menderita buat orang lain berbahagia

Pernah mendengar ayam tertawa ? Kalo ayam berkokok barangkali sering kan, setiap pagi mereka menyapa pagi sambil membuang kotoran ditempatnya berteriak. Seringkali saya menganekdotkan jangan bangun setelah ayam berkokok karena keduluan mereka menghirup udara segar dan kita ketiban bau boker ayam jagonya😆

Nah, ayam tertawa ini lebih parah. Ayam berkokok yang disusul dengan suara layaknya orang tertawa atau lebih tepat terbatuk-batuk. Resep agar membuat ayam bisa “tertawa” ternyata cukup menderita bagi si ayam itu sendiri.

Yaitu, jahe, gula jawa, kencur, madu, dimasak jadi kental lalu setelah didinginkan dibuatkan bulat-bulatan seperti pil kemudian pil itu yang dicekok ke mulut ayam sehingga akhirnya lengket di tenggorokan ayam. Kayaknya seperti jakun para pita suara pria deh. Akibatnya ayam akan berkokok disusul suara batuk-batuk yang lama kelamaan kedengaran seperti orang tertawa karena ayam berusaha mengeluarkan pil yang dicekok di lehernya tadi.

Sungguh menderita si ayam ini agar membuat orang yang mendengarkannya tertawa menjadi bahagia dan tertular virus kebahagiaan. (Ini menurut reporter TV swasta yang menayangkan acara kompetisi ayam tertawa tingkat nasional

#ayam-5sos, #ayam-dangdut, #ayam-gogo, #ayam-mahal, #ayam-menderita, #ayam-tertawa, #hiburan

Mobil Mini

Mobil mini dapat dipandang sebagai pengganti sepeda motor untuk memasuki gang-gang kecil walaupun hanya dapat diisi oleh dua orang penumpang. Kendaraan mobil ini cocok untuk duduk berpasangan. Ukuran mini menunjukkan bahwa betapa sederhananya mobil-mobil ini dapat disimpan bahkan dapat ditumpangkan ke kendaraan pengangkut.

mini-mercedes

brutsch
dikutip dari Malayasiaminilover.com

524950d1193899320-mini-cars-china-kd_mc02_lc1_pakwheels-com

i-car-21

Baca lebih lanjut

Zona 5 #Jadwal Maskapai Penerbangan

Rekan-rekan Fisikarudy yang baik hati, pemurah, dan tidak sombong. Saya selalu berharap rekan-rekan bisa menjalani kehidupan ini semakin hari semakin sukses dan semakin indah serta asyik. Salah satunya adalah bisa berjalan-jalan, entah untuk melaksanakan tugas negara, tugas pimpinan, tugas sekolah, tugas kantor, tugas delegasi, tugas rumah hingga tamasya, piknik, liburan, refreshing, mencari penyegaran dengan suasana baru. Tentu terbiasa dengan moda transportasi terkeren saat ini, ya kan? Pesawat Terbang!

Betapa kerennya bisa naik pesawat terbang, termasuk membeli tiketnya dan berjejal di setelah apron hingga naik tangga pesawat dan duduk tenang dalam kabin sampai berdebar-debar saat pesawat mengangkasa maupun memasuki ruang hamparan awan yang mengguncang-guncang adakalanya seperti dalam botol kaca, nah berikut bagi yang belum terbiasa atau mau membiasakan diri menjadi penumpang pesawat udara adalah deretan maskapai Nasional yang melayani penerbangan ke Kota-Kota Besar di Indonesia yang menjadi tujuan sekaligus paling banyak dikunjungi dari kota Palangka Raya.

Jadwal ini dicatat dari situs traveloka.com, situs penjualan tiket daring dan pencatatan mendaftar menginap di hotel, salah satu situs penjualan daring terpercaya saat ini di Indonesia.

Tujuan : Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta atau disingkat Soetta)

Maskapai :
Lion Air (berlambang Singa yang jika dilihat sekilas dari ujung ekor mata mirip dengan Kuda Laut :P) – Maskapai penerbangan dengan kode JT yang selalu terdepan memberikan penawaran harga yang ekonomis dan terjangkau. Alumni sekolah kami ada yang sudah bekerja menjadi pilot pada Maskapai kebanggan ini.

Penerbangan :
6.50 – 8.30 (durasi 1 jam 40 menit)
14.00 – 15.40 (durasi 1 jam 40 menit juga)

Arah pulang (Penerbangan dari Jakarta) pada pukul
11.40 – 13.20 (durasi tidak berubah – ETD bergantung antrian pesawat)
18.45 – 20.15
ETD – estimasi waktu berangkat (estimate time departure)

Kisaran tiket jika promo di bawah 600 ribu, normal 600 – 800 ribu, di atas normal di atas 800 ribu paling nambah ceban doang alias 10 rebu)

Maskapai : Garuda Indonesia disingkat GIA (logo garuda semuanya warna biru dan berkesan anggun) – Maskapai penerbangan yang melayani makan dan bisa dibawa pulang hehehe😀

Penerbangan : Palangka Raya Menuju Batavia (Jakarta)
8.20 – 10.00 (durasinya kan sama 1 jam 2400 sekon)
17.30 – 19.10 (tergantung kedatangan pesawatnya terutama saat musim asap atau pergantian jadwal) – baru sekali ikut terbang pada jadwal ini tahun 2013

Arah Pulang : dari Jakarta
5.45 – 7.35 (saya pernah ikutan penerbangan ini saat diberi tiket gratis dari Acer Indonesia saat mengikuti Guraru 2013)
15.00 – 16.45 (saat kami sekeluarga pulang liburan tahun 2014) – ingat waktu melaporkan diri kepada pihak maskapai minimal sejam sebelum penerbangan agar tidak ditinggal😛

Baca lebih lanjut

Zona 4 #Semenjak UKG Kehilangan taring

Tanggal 22 November 2015 kemarin saya mengikuti Uji Kompetensi Guru di SMAN-1 Palangka Raya, sore itu rekan-rekan dari SMAN-2 Palangka Raya sudah sangat bersemangat dan siap-siap melahap soal-soal yang diberikan melalui komputer.

Rata-rata rekan-rekan guru yang cukup umur sudah mengambil posisi pada komputer di deretan terdepan, sementara saya disisakan pada bagian pojok belakang dekat dengan jendela. Untungnya kondisi tidak panas dan nyaman, cuma yang kurang saat itu adalah berisiknya bapak dan ibu guru yang ada di depan saya saling bertanya dan saling berusaha mencari jawaban agar bisa menjawab seluruh soal yang terdapat di layar monitor.

Rupanya kebiasaan melarang siswa untuk tidak mencontek susah juga tidak dilakukan oleh rekan-rekan saya yang kalibernya malah di atas 7,62 milimeter dibandingkan saya yang masih 5,56 mm saja hehehe😛

Terganggu? sebenarnya tidak, hanya saja menjadi kurang konsentrasi sebab mendengar kesibukan bertanya dan saling menjawab yang sebenarnya jawaban putus asa karena sama-sama tidak mengerti dan tidak tahu. Akhirnya di tengah panas dan dera suara yang sebenarnya tidak lagi cocok untuk diadakan uji kompetensi bagi guru-guru ini pada pukul 17.45 kami bisa menuntaskan pekerjaan UKG. Itupun yang logout duluan adalah Pak Kadarjono dan saya.

Karena saking pening dan menghindari jawaban menjebak walau akhirnya saya bersyukur bisa menjawab 41 soal dari 60 butir yang diajukan, saya bisa bingung mencocokkan sepatu Bally yang terasa sangat kekecilan di kaki. Yang setelah dirunut-runut ternyata sepatu yang keliru dalam model yang sama hahahaha … akibat UKG minggu malam dua minggu lalu.

Kini UKG berhenti gaungnya, kami sudah tidak memedulikan lagi hasil dan iming-iming bisa jalan-jalan gratis dapat hadiah dan sebagainya bagi peraih nilai UKG di atas 90, karena sudah usai perjuangan kami. Kecuali jika nama kami dimasukkan lagi dari UKG jilid 2, bolehlah ada semangat lagi untuk meraih janji-janji Mas Menteri.

UKG sudah usai dan kini kembali menghabiskan bulan Desember mengikuti petunjuk pemimpin sekolah dan mengakhiri semester ini sebagaimana mestinya. Desiran kabar UKG sudah berhenti dan tidak ada lagi yang sakit hati dengan hasil yang sudah dicapai dan dikerjakan pekan akhir bulan November kemarin, UKG sudah selesai.

*menulislah dengan berani tanpa takut dengan pendapat orang lain (Dee)

Zona 3 #Trik Perkalian

Berdasarkan cara orang jepang yang menemukan cara ini, perkalian menjadi semakin mudah :

Trik Pembagian : penting banget untuk yang mau tes atau ulangan tanpa menggunakan kalkulator

 

Zona 2 #Aku dan 5SoS

5Sos? Wah asal aja mencatut nama … bukan om, tante, ibu, bapak, ade, mas, kakak, mba, mbakyu, jeng, wal, gan, bos, bro, vrooh, sista. Saya tidak mencatut nama grup band rock yang digilai oleh Ayumi dan anak saya, Maura Kristy, bukan itu.

5SoS = lihat bedanya angka 5 di depan dan SoS (S besar atau S kapital mengapit o kecil). 5 dibaca five berarti 5 rasa atau 5 indra alat dria, penglihatan, pendengaran, pengecap, peraba, berbicara. SoS = senses of science, keterlibatan dalam sains. XII MIPA-5 adalah nama resmi yang diberikan oleh sekolah sebagai bagian penamaan administratif, di samping itu adalagi sebutan tidak resmi ya 5SoS ini😛

5Sos

terdiri dari 25 orang anggota yang didominasi kaum hawa, saya memang ditakdirkan selalu menjadi mentor kelas yang dipenuhi para wanita😀 sementara jumlah pria hanya bertiga dan tampak dalam foto di atas kami hanya berempat diantara 22 betina. Ada beberapa yang tidak hadir seperti Rita Aulia, Pirdayasa, Chandra Puspa, dan Maheswari karena mereka berempat tengah berlatih menembakkan roket bertenaga air yang dilombakan oleh IAIN pada hari Jumat, 20 November 2015. Semoga mereka menang dan membawa prestasi bagi SMAN-2 Palangka Raya khususnya 5SoS.

Kelas ini rada-rada pendiam dan penurut, karena didominasi perempuan maka saya harus berhati-hati memilih kata-kata dalam merangkai kalimat mulai dari pembuka, kalimat penyemangat hingga kalimat penutup dan tidak kalah penting setiap kalimat yang disemat dalam sanubari harus bisa mencapai zona perasaan kaum wanita di kelas 5Sos ini.

5Sos4

Bertempat di lantai 2 gedung E, sebagian besar terdiri ruang kosong karena hanya berisi 25 seat saja sama seperti bus eksekutif. Sebagai pengendali udara dan atmosfer, juga pembangun suasana belajar fisika, kadang saya merasa malu sebab tidak banyak rumus-rumus yang saya jejalkan atau teorema-teoretik fisis yang dihamburkan dalam diferensiasi dan integrasi matematika sebab saya menghindari suasana galau.

Ceritaku lebih banyak secara oral mengenai zona kehidupan masa kini, masa lalu hingga masa yang akan datang bagi mereka yang cantik-cantik ini dan tiga orang gagah perkasa tersebut (Revantio, Jehezhiel Dirga, dan Hadziq Mandraguna). Tumpuan harapan kekuatan dan olah fisik hanya dijalani oleh tiga jejaka yang dilihat tatapan mata mereka tidak mampu, tetapi jangan ditanya keluwesan dan semangat mereka karena merekalah tumpuan para perempuan di 5Sos.

Beberapa waktu lalu, kelas ini memiliki kebiasan bercerita sebelum belajar dulunya hanya diplot 15 menit, ternyata mengasyikkan mendengar mereka bercerita tentang buku yang dibacanya setiap hari Selasa dan Kamis. Apalagi minggu lalu, 16 – 18 November 2015 saya mendapat jadwal mengajar tambahan di kelas cantik ini.

5Sos3

Ayumi, Orien, Dhea Septiana, Apriliana Tuti, Vitta pengusaha Ayam Gogo, Ursulla Olla, Goza, Acil Syarah, LuLu Lucya, Vidya Sihotang, Nur Fira Cau, Putri Hagalang Sinta, Zahrina Maretta, Christina Jessica, Rara Poetri Aulia yang canggih, Miftakhu, Winona Aji, dan Ghina Damara yang pembaca puisi juara pidato yang pertama membacakan buku di depan kelas hari Senin, 16 November 2015.

Kalian semua ditambah empat wanita penembak roket dan tiga jejaka tumpuan harapan adalah berkat yang saya terima untuk menjalin indahnya asa di masa kini dan mendatang. Saya tidak mengharapkan harmonisasi vibrasi dan gelombang magnetik pertemanan pupus begitu saja, maka saya abadikan dan dedikasikan secara tertulis kepada anda sekalian melalui blog ini.

Ini adalah kesan pertama, yang begitu menggoda dan melekat di dada, jangan sampai tercerai berai karena banyak lagi keterlibatan kita dalam proses belajar di kelas dan laboratorium yang menganyam memori dalam kenangan emas di SMAN-2 Palangka Raya 2015/2016.

Akan banyak cerita beragam genre yang akan diciptakan dan tercipta melalui pertemanan kita – semoga menjadi kenangan yang terindah seperti Samsons dan menjadi grup 5SoS yang keren !

You are Rock, dude !

 

#5sos, #facebook, #fisikarudy, #kelasku, #palangka-raya, #rock, #rudyhilkya, #smada, #twitter

Zona 1 #kehidupan

Kehidupan bagi seorang guru tidak lepas dari kelas yang diajar dan kelas yang dibimbingnya serta diberikan kewenangan kepada guru yang bersangkutan untuk dikelola dan dibina (bukan dibinasakan dengan memberi nilai mati atau angka tak hidup).

bersama bpk BHt

Pekerjaan dalam kehidupan guru adalah suasana kelas, mengajar, melatih, membimbing, mengevaluasi, memberikan laporan kepada orang tua para peserta didik yang diajarnya, menjalin hubungan masyarakat melalui komunikasi intensif secara oral (lisan) atau tertulis melalui rapot (kami menyebutnya sekarang Laporan Capaian Kompetensi Peserta Didik) dulunya disebut Laporan Hasil Belajar Siswa eh ujung-ujungnya masih disebut rapot juga . . .

Bagiku, zona kehidupanku adalah kelas dan atmosfer yang lebih besar adalah sekolah. Kelas dan sekolah merupakan tempat yang paling indah tetapi di sisi lain tempat yang kurang nyaman tapi harus disenangi dan diakui. Sebab di lingkungan dan atmosfer inilah, aku hidup, aku bernafas, aku tumbuh, aku berkembang dan terus bertambah (kadang bisa berkurang dan didegradasi), dan itulah hal-hal yang harus kujalani dan kutapak setiap hari.

Ibarat masa tuaian yang terjadi setiap akhir semester, akhir tahun pelajaran, akhir periode tiga tahunan. Ada bibit-bibit pelajar yang sudah ditanam semenjak tahun pertama hingga tahun ketiga bersama-sama, ada juga yang diserahkan kepadaku pada memasuki masa tahun ketiga di SMA. Setiap hari-hari belajar, sesuai dengan jadwal, sesuai waktu belajar tambahan, sesuai dengan waktu mereka ingin belajar di luar sekolah bersamaku, aku mendampingi dan melatih mereka agar kelak menjadi generasi yang siap belajar di pendidikan yang jenjangnya lebih tinggi terlebih-lebih menjadi siap berada di tengah masyarakat yang rumit dan heterogen ibarat planet-planet baru yang lahir di antara bintang-bintang baru milyaran tahun kemudian menjadi susunan galaksi yang tersendiri dan memiliki keunikan, ciri khas dan karakter sendiri.

bersama pak BHt pertama

Proses ini lebih dan kurangnya, kadang tidak berkesan sama sekali, kadang hanya sambil lewat saja, kadang memang menoreh kenangan yang begitu menyentuh dalam sanubari hingga kini. Semua itu terjadi karena pada saat yang sama, ada dinamika gaya lain yang bekerja pada area kerja lain memberikan tekanan dan juga torsi pada usaha fisika saya.

Mozaik-mozaik komunitas mengikat erat kehidupan kita, tidak hanya dalam dunia kerja tetapi juga dunia sosial dan dunia pertemanan (virtual dan fisik). Mozaik inilah yang memperkaya kehidupan anda dan saya, dalam keseharian tentu jenuh rasanya hanya memikirkan pekerjaan. Di sisi lain kita pun bosan hanya memikirkan kehidupan sosial melulu tanpa memiliki pekerjaan tetap dan bisa diandalkan serta menjadi anutan.

11214187_10208236773181400_626121870997620385_n

Yang paling menentukan zona kehidupan masih berjalan adalah tergantung dengan bintang panduan kita masing-masing, bintang pandanganku yang menjadi acuan langkah tegap kita menuju hari yang entah kapan kita pun akan khatam.

Sebagaimana orang Majusi yang diilhamkan sebuah bintang terang yang berada di timur, bersinar paling terang dan menjadi penuntun akan seorang yang besar dan kemudian menjadi tokoh dunia. Begitulah kita umat manusia, sangat memerlukan bintang penuntun sebagai panduan, sama seperti kapal yang berlayar tanpa arah dan tujuan jika nahkoda tidak memiliki pedoman.

Aku berada dalam zona kehidupan sekolah dan kelas, berada di tengah anak-anak muda yang energik dan potensial. Mereka memiliki energi kinetik dan berusaha setiap saat menggunakan geliat gaya dan semakin menghasilkan energi relatif karena ditekan. Tekanan yang datang silih berganti, kadang tidak terasa tetapi lebih sering dirasa berat dan menyesak. Tanpa tekanan, esensi minyak terbaik, hasil potensial sebagai prestasi tidak akan keluar dan tampak agar dipergunakan pihak lain menjadi sumber kehidupan dan pengalaman.

12227162_10208236777381505_7636886434951734982_n

Zona 1 #Kehidupan adalah esensi keberadaan manusia secara hakiki di muka bumi dan alam semesta (yang baru kita ketahui 20% nya saja) sisanya adalah Gelap atau Dark !

#alam-semesta, #astronomi-sosial, #bintang, #bintang-pandanganku, #fisika-masyarakat, #fisika-sosial, #zona-kehidupan