Andai Aku Dilan

“Jangan Rindu, Berat, Biar Aku Saja !”
“Aku ramal kamu, kita nanti akan ketemu di Kantin”

adalah dua potongan kalimat sederhana yang menggelitik, sentilan Pidi Baiq dalam novel fenomenal yang saya kenal dan pertama dengar tahun 2015 dari mulut Revantio, alumni Smada tahun 2015 saat itu saya sebagai wali kelasnya di XII IPA 5 dan sekarang Revantio yang berkacamata ini melanjutkan pendidikan di Universitas Brawijaya, Malang pada program studi Teknik Informatika.

Revantio adalah pemuda yang rajin membaca, dibuktikan dengan kacamatanya yang tebal dan tidak pernah lepas dari wajahnya yang persegi. Dialah yang pertama kali menceritakan tentang Novel Dilan 1991 di depan kelas saat pelajaran literasi di jam terakhir fisika pada hari Selasa kala itu.
5Sos alias XII MIPA 5 tahun 2015

Itu dia yang berdiri paling kiri dengan tangan menunjuk dan berkacamata, dialah yang pertama mengenalkan saya pada cerita Dilan. Itu 3 tahun lalu dan mereka saat ini semua telah menjadi mahasiswa, kurun waktu singkat dan saya pernah menjadi bagian dari mereka.

Dominasi perempuan dalam kelas ini, sementara populasi pria hanya 3 biji saja. Salah satu pria yang ada di belakang saya sana bernama Hafidz, dia memberikan warna tersendiri dalam diamnya selama bergabung di komunitas 5Sos ini.

Kembali pada Dilan, siapa dia ya? Konon dia adalah panglima tempur, dia adalah laki-laki pemberani, dia inovator dan motivator geng motor di kota sana, di masa 91 itu saya pun SMA, tetapi tidak mengalami sebagaimana yang dituliskan tentang Dilan yang sudah punya motor. Bisa berjalan-jalan bahkan membonceng Milea Adnan di tengah derasnya hujan (diabadikan sebagai salah satu scene movie tersebut)

http://fadilfadilan.blogspot.co.id/2016/10/ngobrolin-buku-dilan-milea.html

Keberadaan Dilan sungguh mempesona dan menjadi magnet bagi para kaum Hawa mulai dari usia belia hingga tidak lagi remaja, Dilan oh Dilan, pesona nostalgia zaman SMA yang telah 27 tahun lalu kami lalui dan sekarang berulang kembali. Dikemas dalam kegiatan arisan hingga reuni. Ya Reuni, sudah tepat kami berkumpul kembali tetapi dalam sosok-sosok yang berbeda, bukan lagi sebagai remaja tetapi sebagai bapak-bapak dan ibu-ibu yang menjelang tua.

Anak-anak kami pun sudah lewat SMA, tetapi sebagian besar masih menggeluti dunia sekolah di SMP hingga SMA, kami dulu bisa bertatap dengan syak wasangka dan prasangka akan ditampar atau ditempeleng jika menatap lama-lama “Liat Apa Kamu!” atau “Apa liat-liat!” … adalah kalimat intimidatif yang menciutkan nyali saat hanya jadi pelajar biasa yang limbung dan nirpengalaman.

Tetapi sekarang berbeda, aku bisa duduk bersama dan makan bersama dengan tenang secara egaliter dengan orang-orang yang dulunya “kurang bersahabat dan cenderung arogan bahkan intimidatif”, semua telah menempuh beragam profesi orang-orang ini telah berubah dari Dilan yang stereotipe remaja garang yang emosional dan bisa bernuansa romantis walau dipaksakan.

Dilan itu dulu, saat kamu masih SMA, saat kamu masih abu-abu
Tapi sekarang kamu sudah beruban, rambutmu tidak lagi memutih kecuali Kau pergi ke salon untuk minta disemir dan tentu saja ditambah sedikit massage atau refleksi selain biaya servis menghitamkan kembali mahkota kepalamu

Dilan itu dulu, saat kamu culun dan tidak berpengalaman
Dilan itu kamu dulunya, yang emosional, brangasan, sarkastik dan brutal
Nuansa ketika itu adalah pemberontakan dan masa muda yang hingar bingar berisik
baik dengan musik metal atau dengan derum motor berkenalpot geledek

Dilan itu nostalgia
Nostalgia yang memesona kelompok keturunan Hawa dan
menggelitik para turunan Adam
untuk menggeser performa dan penampilannya kembali ke masa lalu

Dilan adalah anomali

 

Iklan

#anomali, #dilan, #dilan-1991, #nostalgia, #nostalgia-sma, #reuni, #reuni-sma, #sma

Cara menyelesaikan Rangkaian Majemuk (KVL)

Bagi siswa kelas X atau Siswa kelas XII yang sedang mempelajari arus dan tegangan searah nanti ada saatnya anda akan memasuki bagian Rangkaian Majemuk. Rangkaian majemuk merupakan gabungan dua atau lebih dari rangkaian resistor yang merupakan rangkaian gabungan dari dua rangkaian tertutup yang diselesaikan menggunakan cara loop. Anda bisa mempelajari trik atau cara termudah menyelesaikan rangkaian tersebut melalui video berikut yang diberikan pada pelatihan Olimpiade Fisika di India.

Trik 1

Trik 2

Selamat Belajar !

#elektronika, #fisika, #fisikarudy, #hukum-ii-kirchoff, #iit-jee-physics, #kalteng, #rangkaian-majemuk-resistor, #rangkaian-resistor-gabungan, #rudyhilkya, #sma, #smada, #trik-soal, #video-pembelajaran, #video-peragaan

Metode Menuliskan Dimensi (Besaran dan Satuan)

Rekan-rekan kelas X yang Pak Rudy Hilkya banggakan di mana saja berada, jika melihat dan memperhatikan para guru menjelakan di depan kelas mengenai cara menurunkan besaran-besaran turunan tersusun atas besaran pokok atau yang lebih jelas dinyatakan dalam bentuk dimensi, sepertinya lebih afdol jika anda menyimpan atau mengunduh video berikut ini sebagai pengayaan.

Diberikan pada kelas pembinaan olimpiade fisika di India, selamat belajar :

Sebagai Pembanding bisa anda perhatikan Analisis Dimensional yang diberikan pada kuliah Fisika di MIT berikut ini :

Perhatikan bahasa yang dipakai agar anda tidak tersesat dalam mempelajari fisika ini. 😀

#besaran-dan-satuan, #blog, #dimensi, #fisika, #fisika-dasar, #fisikarudy, #india, #kalimantan-tengah, #kalteng-fisikarudy, #olimpiade, #palangka-raya, #palangkaraya, #pelajaran, #rudyhilkya, #sma, #smada, #video-pembelajaran

Fisika Kelas XII MIPA (K-13) – Gelombang

Kompetensi dasar pada kompetensi inti-1 dan kompetensi inti-2 mata pelajaran Fisika adalah :

  1. Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya
  2. Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan keseimbangan perubahan medan listrik dan medan magnet yang saling berkaitan sehingga memungkinkan manusia mengembangkan teknologi untuk mempermudah kehidupan

Kedua kompetensi ini menurut beberapa rekan-rekan guru saya tidak diajarkan, tetapi ditugaskan sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing untuk didalami dan diriset kaitan kompetensi tersebut menurut pedoman dan keyakinan agamanya yang tertera dalam kitab-kitab suci masing-masing agama.

Ada kesulitan mendasar untuk menyelaraskan keteraturan dan kompleksitas alam serta jagad raya sebagai kebesaran Tuhan yang menciptakannya.

Kesadaran para peserta didik terhadap kebesaran Yang Maha Kuasa menciptakan keseimbangan fisika dan materi sebagaimana perubahan medan listrik dan medan magnet secara simultan saling berkaitan memungkinkan umat manusia mengembangkan teknologi untuk mempermudah kehidupan mereka.

Sebagaimana topik gelombang yang menjadi pokok pembahasan pertama, menurut pendekatan saintifik menggunakan 5 M : mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasikan, dan mengomunikasikan – dalam kelas 12 tiga langkah pertama dilakukan setiap peserta didik saat mencari informasi dan melakukan riset pustaka atau riset dengan laboratorium virtual, selanjutnya mengasosiasikan (menghubungkan fakta-fakta dengan kenyataan yang didapat) serta mnengomunikasikannya (memaparkan atau menunjukkan hasil riset dan pemahamannya) di depan kelas sebagai bagian dari pembelajaran. Dengan demikian guru tidak menjadi pusat belajar yang melulu melakukan ceramah melainkan berubah fungsi sebagai fasilitator, mediator, dan moderator.

Perubahan paradigma mengajar seperti ini yang sulit diterapkan atau dengan bahasa gaulnya susah “move on” dari kebiasaan lama seperti ceramah saja. Di sisi lain, peserta didik sepertinya dituntut tidak hanya menerima dan mendengar tetapi mencari, menemukan, dan menyimpulkan temuannya sebagai bahan kajian.

Akankah model seperti ini akan terus bertahan? Kita tunggu kurikulum nasional dan cara pembelajaran yang konon lebih saintifik atau lebih internasional.

#2013, #2014, #2015, #blog-guru-fisika, #blogging, #discovery, #fisika, #fisikarudy, #guraru, #guru-fisika, #inquiry, #k-13, #kalimantan-tengah, #kalteng, #learning, #palangkaraya, #pendekatan-saintifik, #physics, #rudy-hilkya, #rudyhilkya, #sma, #smada

Telaah Kompetensi Fisika SMA kelas 12 (Kurikulum 2013)

Kompetensi Inti – 1 pada umumnya sama seperti kompetensi inti – 1 pada kelas X dan kelas XI, yakni : menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Yang membedakan adalah kompetensi dasar yang menjadi acuan sebagai berikut :

  1. Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya
  2. Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan keseimbangan perubahan medan listrik dan medan magnet yang saling berkaitan sehingga memungkinkan manusia mengembangkan teknologi untuk mempermudah kehidupan

Kompetensi inti 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

Kompetensi dasar (tidak berubah) :

  1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, objektif, jujur, teliti, cermat, tekun, hati-hati, bertanggung jawab, terbuka, kritis, kreatif, inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi
  2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan

Kompetensi Inti – 3 adalah materi yang dijabarkan dalam pembelajaran fisika di kelas 12 kelompok peminatan Matematika dan Ilmu Alam (termasuk lintas minat) : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

Kompetensi dasarnya:

  1. Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang secara umum
  2. Menganalisis parameter gelombang tegak dan gelombang berjalan pada berbagai kasus nyata
  3. Menerapkan konsep dan prinsip gelombang bunyi dan cahaya dalam teknologi
  4. Mendeskripsikan rangkaian dan prinsif kerja peralatan listrik searah (DC) dan bolak-balik (AC) dalam kehidupan sehari-hari
  5. Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial listrik serta penerapannya pada berbagai kasus
  6. Mendeskripsikan induksi dan gaya magnetik pada berbagai produk teknologi
  7. Memformulasikan induksi listrik dan induksi magnetik serta penerapannya
  8. Memahami radiasi elektromagnetik, dampaknya pada kehidupan, dan pemanfaatannya dalam teknologi
  9. Menerapkan konsep kuantum dalam menjelaskan radiasi benda hitam, efek foto listrik, dan hamburan Compton
  10. Memformulasikan teori relativitas serta kesetaraan massa dan energi untuk menjelaskan beberapa fenomena alam
  11. Mendeskripsikan karakteristik inti atom, radioaktivitas, dan pemanfaatannya dalam teknologi

Kompetensi Inti -4 melalui keterampilan (melakukan percobaan atau penyelidikan) : Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi dasarnya :

  1. Menyelidiki karakteristik gelombang mekanik melalui percobaan
  2. Menyajikan permasalahan nyata dan usulan penyelesaiannya yang terkait konsep gelombang bunyi
  3. Mengolah data hasil percobaan menggunakan prinsif interferensi gelombang cahaya
  4. Melakukan percobaan untuk menyelidiki karakteristik rangkaian arus searah (DC)
  5. Menyelidiki karakteristik piranti elektronik dalam sebuah rangkaian arus bolak-balik (AC) melalui percobaan
  6. Menyajikan permasalahan nyata dan usulan penyelesaiannya terkait dengan rangkaian listrik arus searah dan arus bolak-balik
  7. Membuat proyek sederhana dengan menggunakan prinsif induksi listrik dan induksi magnetik
  8. Menyajikan informasi tentang pemanfaatan radioaktivitas dan dampaknya bagi kehidupan

Kompetensi dasar adalah kompetensi minimal yang dikuasai peserta didik dalam menempuh jenjang SMA. Jadi beberapa bagian merupakan hal pengayaan pengetahuan bagi mereka. Guru dapat melakukan pembelajaran sesuai kondisi dan situasi lingkungan yang ada.

#fisika, #fisika-kelas-12, #fisika-sma, #fisikarudy, #kalteng, #kelas-12, #kurikulum-201, #kurikulum-2013, #sma

Telaah Kompetensi Fisika SMA Kelas X (Kurikulum 2013)

Pelajaran Fisika menggunakan kurikulum 2013 untuk peminatan Matematika dan Ilmu Alam (MIA) dititikberatkan tidak hanya kepada segi kognitif dan psikomotorik, melainkan segi Sikap dan keterampilan Sosial.

Misal pada bagian pertama mengenai konsep Besaran Fisika dan pengukuran, juga ditetapkan kompetensi inti – 1 yakni menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya, selanjutnya dijabarkan dalam dua indikator kompetensi dasar :

  1. Bertambah keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya (keteraturan dalam kompleksitas).
  2. Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan air sebagai unsur utama kehidupan dengan karakteristik yang memungkinkan bagi mahluk hidup untuk tumbuh dan berkembang (mengapa air dikaitkan dalam hal ini?) – Nah inilah kaitan sosial dan lingkungan dalam lingkup kompetensi inti – 1 yakni religiositas

Kompetensi inti – 2 : menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi ecara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia (kompetensi sikap dan sosial) yang diukur dalam indikator dasar :

  1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, objektif, jujur, teliti, cermat, tekun, hati-hati, bertanggung jawab, terbuka, kritis, kreatif, inovatif, dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi (nah, disinggung lagi mengenai lingkungan bukan?)
  2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan (sikap menghargai dalam kegiatan kelompok melalui percobaan dan pelaporan hasil percobaan).

Kompetensi Inti – 3 (pengetahuan) dengan pokok : Memahami, menerapkan, menganalisis, pengetahuan, faktual, konseptual, prosedural, berdasarkan rasa keingintahuannya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait dengan penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan mnatnya untuk memecahkan masalah. Kompetensi inti ini dijabarkan dalam kompetensi dasar yang minimal dikuasai para peserta didik seperti :

  1. Memahami konsep besaran fisika dan pengukurannya.
  2. Menganalisis hubungan antara gaya, massa, dan gerakan benda pada gerak lurus.
  3. Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar dengan laju konstan dan penerapannya dalam teknologi.
  4. Mendeskripsikan sifat elastisitas bahan dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari
  5. Mendeskripsikan hukum-hukum pada fluida statik dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Menganalisis pengaruh kalor dan perpindahan kalor pada berbagai kasus nyata.
  7. Mendeskripsikan cara kerja alat optik menggunakan sifat pencerminan dan pembiasan cahaya oleh cermin dan lensa

Kompetensi Inti 4 yaitu berkaitan dengan keterampilan berpikir (high order thinking skills) dengan kompetensi : mengolah, menalar, menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuannya. Dari tujuh topik yang dibahas dalam Kompetensi inti 3 dijabarkan dalam kompetensi dasar maka ada tujuh kompetensi dasar KI-4 yaitu :

  1. Menggunakan peralatan dan teknik yang tepat dalam melakukan pengamatan dan pengukuran besaran fisika untuk suatu penyelidikan ilmiah.
  2. Menyajikan data dan grafik hasil percobaan untuk menyelidiki sifat gerak benda yang bergerak lurus beraturan dan tidak beraturan (GLBB).
  3. Melakukan percobaan untuk menyelidiki hubungan antara gaya, massa, dan percepatan pada gerak lurus.
  4. Merancang dan membuat suatu peralatan yang memanfaatkan sifat-sifat fluida untuk mempermudah suatu pekerjaan.
  5. Menyelidiki sifat elastisitas suatu bahan melalui percobaan.
  6. Menyajikan rancangan sebuah alat optik dengan menerapkan prinsip pemantulan dan pembiasan pada cermin dan lensa.
  7. Melakukan percobaan untuk menyelidiki karakteristik termal suatu bahan, terutama kapasitas dan konduktivitas kalor.

#fisika, #fisikarudy, #sma

Fisikanya Astronomi

Sore ini adalah pelatihan Astronomi ke-3 untuk siswa yang mencoba mengikuti Olimpiade Astronomi tingkat Kota Palangka Raya, berikut adalah skrin syut torehan papan ketik : Pembahasan mengenai Pergeseran Wien, menentukan suhu bintang berdasar panjang gelombang elektromagnetik

wien3wien4wien5wien6wien7wien8wien9

Selain itu juga tentang Satuan Pengukuran Astronomi :

100eVAUcentievpcpc2tc

Koreksi pada jarak 1 tahun cahaya mestinya adalah 9,46 x 1012 kilometer, bukan 9,47 x 1011 kilometer.

Untuk berlatih soal-soal Astronomi Dasar bisa mengikuti kelas quipperschool dengan kode ENKX5JP – selamat berlatih dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya 😀

#astronomi, #bahan-belajar-2, #fisika, #fisika-kuantum, #fisika-modern, #kalteng, #modern-astronomy, #modern-physics, #palangkaraya, #pergeseran-wien, #radiasi-benda-hitam, #rydberg, #sma, #smada, #sman-2, #smanda, #teori-kuantum, #wien

Konstanta Relativitas

Konstanta relativitas merupakan persamaan yang mempermudah penghitungan besaran-besaran fisika dalam teori Relativitas. Besaran-besaran yang terkait adalah waktu, panjang, massa, dan energi relativistik.

kebalikan-relativitasrelativitas-konstantacontoh2-relativitascontoh3-relativitascontoh-relativitas

Untuk berlatih mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan tetapan relativistik silakan menuju kelas quipperschool dengan kode 36W9X36 bagian Fisika XII

#fisika-12, #fisika-sma, #fisika-snma, #fisika-xii, #fisikarudy, #indonesia, #kalteng, #kelas-12, #palangka-raya, #palangkaraya, #relativistik, #relativitas, #rudyhilkya, #sma, #smada, #un

Fisikanya Astronomi

Berdasarkan buku karangan Prof. Chatief Kunjayasaya14

Pengukuran (besaran-besaran pokok Fisika)

  • Waktu, panjang, turunan kecepatan dan waktu
  • Massa, temperatur

Gerak Melingkar pada Benda Langit

  • Rotasi Benda Langit
  • Gerak Bulan
  • Gerak satelit buatan
  • Gerak Planet

Hukum Gerak dan Gravitasi

  • Hukum-hukum Newton
  • Hukum Newton tentang Gravitasi
  • Hukum Keppler

Teropong Bintang

  • Prisma sebagai pengurai cahaya
  • Lensa sebagai pengumpul cahaya
  • Lensa Gravitasi
  • Teropong bintang
  • Refraktor dan reflektor

Energi Gravitasi

  • Orbit satelit
  • Orbit planet
  • Kecepatan lepas
  • Energi Lubang Hitam (Black Hole)

Momentum

  • Impuls
  • Tumbukan

Atmosfer Planet

  • Planet dan pemanasan global
  • Tekanan Atmosfer

Rotasi Benda Langit

  • Radius girasi bumi
  • Presesi

Radiasi Gelombang Elektromagnetik

  • Hukum radiasi Planck
  • Ukuran terang bintang
  • Efek Doppler pada cahaya
  • Radiasi Gelombang Energi tinggi di alam semesta

Medan Magnetika Benda Angkasa

  • Magnet bumi
  • Gerak partikel angin matahari
  • Aurora
  • Magnet matahari
  • Bintang neutron
  • Medan magnet galaksi

Data digital benda langit

  • Efek fotolistrik
  • Kamera CCD
  • Rekaman spektrum bintang
  • Penyimpanan citra benda langit

Radioaktivitas dan reaksi inti

  • Reaksi Inti dalam bintang
  • Sinar Kosmik

Belajar astronomi kemudian kuliah astronomi selanjutnya untuk apa? Bisa menjadi peneliti tentang perbintangan, bekerja di LAPAN (Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional), menjadi dosen astronomi, menjadi peneliti di LIPI, menjadi guru fisika dan antariksa, pekerja di badang antariksa dan perbintangan, menjadi penulis novel, menjadi apapun yang kamu inginkan setelah lulus kuliah. Juga ada rekan saya yang malahan menjadi guru matematika 😛

#astronomi, #fisika, #fisika-dalam-astronomi, #olimpiade-sains-astronomi, #sma, #suplemen-astronomi-dalam-fisika

Pengertian Relatif dalam Fisika

detail Dunia ini sebenarnya berbeda dengan yang biasa kita lihat, dunia ini tidak menunjukkan gejala yang bersifat mutlak. Apa yang dikatakan oleh orang-orang hebat di berbagai dunia sana dan di sini itu semua bersifat Relatif. Relatif atau nisbi adalah perbandingan antara hal yang terukur terhadap hal yang sebenarnya. Tidak pernah ada hal yang sebenarnya karena kerangka acuan pengukuran yang digunakan juga bergerak satu terhadap kerangka acuan lain.Semuanya serba relatif.

Teori Relativitas diajukan oleh Albert Einstein sejak dalam benaknya dari tahun 1904, kemudian dikemukakan tahun 1905 dan terakhir pada tahun 1915 baru diakui bahwa dengan teori tersebut semua kejadian atomik hasil temuan peneliti Fisika awal dapat dimengerti.

Pekerjaan dasar Fisika adalah melakukan pengukuran atau membandingkan suatu besaran terhadap besaran pokok, dalam mekanika klasik, pengukuran tersebut dapat dilakukan secara tepat dan akurat jika benda atau obyek yang diukur bersifat diam (relatif) terhadap si pengukur. Nah, bagaimana jika benda itu bergerak dan saat benda bergerak pengamat lain yang (mungkin) bergerak atau diam mengukur obyek yang bergerak tersebut? Bagaimana jika kecepatan benda yang bergerak mendekati laju cahaya atau bahkan mencapai kecepatan cahaya.

Kecepatan cahaya adalah kecepatan yang bersifat mutlak sebagaimana postulat saya14Einstein ke-2 bahwa kecepatan cahaya bernilai sama di semua kerangka acuan gerak. Apalagi cahaya tidak dapat dipastikan apakah berada dalam kerangka bergerak atau kerangka diam. Selain hanya sumber cahaya saja yang ditentukan. Acuan sumber cahaya yang digunakan pengamat diam di Bumi adalah Matahari, Bintang, atau Nova hingga Supernova. Itupun ada yang bisa dipandang atau ditangkap indra penglihatan atau dengan yang lebih canggih adalah teleskop radio.

Jika cahaya yang berperan maka segala kerangka gerak dalam ruang angkasa (space) sebagai ruang yang mahaluas menjadi relatif dan hanya cahaya sebagai acuan kecepatan gerak yang dapat digunakan untuk memberi penjelasan rumit secara sederhana.

Ketiadaan kerangka acuan yang universal seperti yang dikatakan Einstein menyebabkan gerak itu menjadi relatif, bergantung pada kondisi pengamatnya. Sehingga ada dua kerangka acuan yakni untuk pengamat diam dan pengamat bergerak.

kerangkapostulat relativitas

Maka kemudian dibuat batasan bahwa kerangka gerak relatif Galileo – Newton atau Mekanika Klasik tetap berlaku selama kecepatan benda berada di bawah kecepatan cahaya (di bawah 300 000 km/sekon) dan kerangka relativitas Einstein (setelah diperbaika Lorentz Fitz Gerald) berlaku saat benda bergerak mendekati atau mencapai laju cahaya (300 000 km/s)

Waktu menjadi tidak bermakna lagi karena waktu menjadi bersifat relatif bergantung kerangka acuan yang dialami atau dideskripsikan oleh pengamat.

Selanjutnya waktu yang mengalami kontraksi (pemuluran atau pemendekan) hanya dialami untuk pengamat yang berada pada kerangka tertentu. Apalah itu kerangka bergerak atau kerangka diam-nya. Bergerak berarti pengamat mengalami perubahan kedudukan, mengalami perpindahan atau tidak berdiam diri. Sementara kerangka diam artinya pengamat benar-benar “relatif” tidak bergerak atau berada di tempat, tidak mengalami perubahan kedudukan, tidak mengalami perpindahan.

Padahal sebenarnya dalam keadaan diam pun kita tetap bergerak relatif terhadap kedudukan awal bumi. Ingat bumi berotasi pada sumbunya selama 24 jam (terlihat dari acuan bintang pagi yang selalu terbit di sebelah timur, karena Bumi berotasi ke barat atau berlawanan arah jarum jam) 😛 dan selama 24 jam pula Bumi mengalami perubahan kedudukan pada satu titik di bumi selama keliling ekuator tercapai (jari-jari bumi 6378 km dan bumi memiliki bentuk pepat pada kutub melainkan kembung pada bagian ekuatorial maka keliling bumi adalah 2 x phi x jari-jari bumi (dalam kilometer).

Selama 1 jam ada perubahan sebesar 15 derajat geografis dan sekali keliling bumi setara dengan 360 derajat putar, nah bisa dihitung berapa jarak yang sudah kita tempuh terhadap titik asal terbitnya Bintang Pagi dari kedudukan “relatif” kota yang kita tempati 😀

wilayah relativitaskonstanta relatif
pengukuran kerangka
turunan1
waktu relatifcahaya tentukan

penjumlahan kecepatan

#fisika-sma, #fisika-sma-kelas-12, #fisika-smk, #fisikarudy, #guru-fisika-sma, #indonesia, #kalimantan-tengah, #kalteng, #palangka-raya, #palangkaraya, #postulat-einstein, #relativitas, #rudyhilkya, #sma, #smada, #smada-palangkaraya, #sman-2-palangkaraya, #snada, #teori-relativitas

Teori Kuantum Planck

Energi Kuantum Planck (Efek Fotolistrik)

Cahaya bukan satu-satunya contoh gelombang elektromagnetik. Walaupun semua sifatnya memiliki pokok yang sama seperti interaksi dengan banyak materi yang bergantung dengan frekuensi gelombang. Gelombang cahaya merupakan frekuensi pendek yang terentang antara 4,3 x 1014 Hz hingga 7,5 x 1014 Hz (dari warna merah hingga warna ungu) – cepat rambat cahaya sebesar 3 x 108 m/s.

Karakteristik gelombang elektromagnetik seperti pula gelombang cahaya, dapat mengalami superposisi atau bergabungnya amplitudo gelombang-gelombang yang satu fase atau satu arah dalam amplitudo sesaat. Amplitudo adalah nilai maksimum dari perut gelombang.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/

Selain itu gelombang dapat mengalami interferensi konstruktif dan interferensi destruktif, interferensi berarti gabungan gelombang yang bertemu dapat menghasilkan gelombang baru atau saling meniadakan pengaruh satu sama lain. Salah satu contohnya melalui percobaan difraksi (oleh Young) pada pelajaran optik fisis. Ada nilai-nilai yang terekam sebagai daerah pita terang dan daerah pita gelap.

Percobaan Hertz menunjukkan bahwa pada salah satu celah pemancar (transmiter) jika cahaya ultraviolet diarahkan pada salah satu logam target akan memancar loncatan elektron saat diberi frekuensi cahaya yang sangat tinggi. Gejala ini dinamakan Efek Fotolistrik.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/50/Heinrich_Rudolf_Hertz.jpg

Gelombang cahaya membawa energi dan sebagian energi diserap oleh logam yang terkonsentrasi pada permukaan (terutama elektron pada kulit valensi di permukaan logam) yang dengan serta merta spontan menyerap energi cahaya pada frekuensi tinggi tersebut untuk dipertukarkan dengan energi statisnya, jika terjadi transaksi energi yang memadai maka elektron pada permukaan logam (kulit valensi) akan terlempar dan muncul sebagai energi kinetik.

Distribusi energi fotoelektron (foton) tidak bergantung dengan intensitas cahaya (kekuatan cahaya yang datang) melainkan bergantung dengan panjang pendek gelombang cahaya yang mengenai logam atau tinggi rendahnya frekuensi cahaya yang dikenakan terhadap logam target. Tidak terdapat keterlambatan waktu antara sinar datang dengan terpancarnya elektron saat peristiwa efek fotolistrik (sekitar 10-9 sekon jedanya).

Pemahaman ini mengasumsikan bahwa elektron sebagai partikel pembawa energi memenuhi hukum mekanika klasik momentum dan tumbukan saat mengenai elektron pada logam sasaran. Energi gelombang beralih rupa menjadi energi mekanika sederhana.

Contoh :
Arus fotolistrik terdeteksi saat intensitas energi elektromagnetik mencapai 10-6 W/m2 mengenai permukaan logam Natrium (Sodium), logam target tebalnya 1 atom mengandung 1019 partikel (jejari atom 0,528 Ă) luasnya 1 m2. Lapisan teratas elektron menerima data sebesar 10-25 Watt dengan waktu perambatan 1,6 x 10-6 sekon – diperlukan waktu 14 hari agar sebuah atom mencapai energi sebesar 1 eV. Dengan energi tersebut diperlukan waktu 2 bulan agar elektron target terlepas dari logam Natrium. Ketelitian waktu eksperimen 10-9 sekon .

Frekuensi yang lebih tinggi menghasilkan energi fotoelektron maksimum yang semakin tinggi pula.

Cahaya biru yang lemah menimbulkan elektron dengan energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan cahaya merah yang kuat walaupun cahaya merah banyak menyebabkan elektron logam terlepas dari cangkangnya. Maka terdapat hubungan matematis :

EKmaksimum = hf – hf0 = hv – hv0

(v = f = frekuensi cahaya yang datang)

EK = energi kinetik (Joule); 1 eV = 1,609 x 10-19 Joule

Dengan v0 sebagai frekuensi ambang, di bawah frekuensi tersebut tidak akan terjadi pancaran foton atau tidak terjadi efek fotolistrik. Tetapan h (konstanta Planck) = 6,626 x 10-34 Js , nilai ini selalu sama walau disinari pada logam yang berlainan.

http://upload.wikimedia.org/

Teori Kuantum Cahaya

“Cahaya dengan frekuensi tertentu terdiri dari foton yang energinya berbanding lurus dengan frekuensi tersebut”

Tahun 1905, Einstein mengusulkan paradoks yang timbul dalam efek fotolistrik dengan pengertian radikal sebagaimana pernah diusulkan pada tahun 1900 oleh Max Planck, bahwa sepotong benda hitam padat yang menimbulkan cahaya tampak sebenarnya memancarkan panjang gelombang yang terlihat dan “cahaya” yang tak terlihat oleh mata manusia. Benda tidak memerlukan panas yang sangat tinggi untuk memancarkan gelombang elektromagnetik, sebab semua benda memancarkan energi semacam itu secara kontinu tanpa peduli pada temperatur yang dialami benda. Pada temperatur kamar 200C – 250C, sebagian besar radiasi gelombang elektromagnetik berada pada rentang inframerah dari spektrum gelombang elektromagnetik.

Planck menyatakan adanya rasio kecerahan (rasio kecemerlangan benda berdasar pada panjang gelombang yang dipancarkan sebagai fungsi temperatur yang dialami benda saat radiasi) pada unit yang sangat kecil dan terjadi secara tidak terus-menerus (diskontinu). Sebutan untuk satuan rasio ini adalah kuanta. Kuanta yang terpadu dalam frekuensi tertentu (mirip dengan frekuensi cahaya pada rentang gelombang elektromagnetik) mestinya memiliki energi E yang berbanding lurus dengan frekuensi cahaya pancaran diskontinu tersebut.

E = hv = hf

tetapan Planck x frekuensi = Energi Kuantum

h = tetapan Planck (6,626 x 10-34 Js)

Energi elektromagnetik yang diradiasikan benda muncul secara terputus-putus (diskontinu) dan penjalarannya dalam ruang merupakan gelombang elektromagnetik yang kontinu. Sementara menurut Einstein :

hv = EKmaksimum + hv0

bahwa kuanta menjalar tidak hanya berkelompok dalam gelombang tetapi bisa bergerak sendiri-sendiri layaknya sebuah partikel. Bagian “hv” disebutkan sebagai isi energi dari kuantum cahaya datang, EKmaksimum adalah energi kinetik maksimum elektron foto dari logam, hv0 = energi minimum yang diperlukan elektron untuk melepaskan diri dari permukaan logam yang disinari.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/

Einstein menyebutkan harus ada fungsi kerja yang diperlukan elektron untuk melepaskan diri dari permukaan logam (target) walaupun tidak ada cahaya yang datang. hv0 selanjutnya disebut sebagai “Fungsi Kerja”. Setiap logam memiliki karakteristik fungsi kerja yang berbeda walaupun dihuni oleh elektron yang sama, hal ini disebabkan interaksi ikatan antara elektron-elektron pada logam-logam yang berlainan dengan energi ikatan logam awalnya.

Contoh :
Untuk melepaskan elektron dari permukaan logam biasanya diperlukan separu dari energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari atom bebas logam yang bersangkutan. Misal energi ionisasi logam Caesium adalah 3,9 eV memiliki frekuensi kerja 7,5 x 1014 Hz yang bersesuaian dengan energi kuantum (Planck) sebesar 1,7 hingga 3,3 eV. Separuh nilai Energi Ionisasi logam Caesium adalah 1,95 eV. Maka fungsi kerja logam ini sebesar 1,95 eV.

Tabel Fungsi kerja Logam :

Logam Simbol Fungsi Kerja (eV) Logam Simbol Fungsi Kerja (eV)
Cesium Cs 1,9 Kalsium Ca 3,2
Kalium K 2,2 Tembaga Cu 4,5
Natrium Na 2,3 Perak Ag 4,7
Lithium Li 2,5 Platina Pt 5,6

Emisi Termionik Einstein

Benda panas menambah konduktivitas listrik udara yang ada di sekelilingnya. Pada awal abad ke sembilanbelas sudah diketahui bahwa gejala tersebut adalah pancaran elektron dari benda panas yang disebut Emisi Termionik. Emisi termionik memungkinkan bekerjanya tabung layar televisi (tabung sinar katode) yang di dalamnya terdapat kawat pijar filamen atau katode berlapis khusus yang pada tempeatur tinggi dapat menghasilkan arus elektron yang rapat.

Elektron yang terpancar seperti foton harus mendapat asupan atau provokasi dari agitasi termal partikel pada logam, elektron harus mendapat energi minimum agar dapat lepas dari logam dan selanjutnya elektron dikendalikan menuju logam lain sebagai tempatnya bertumbukan dan menghasilkan energi lain atau kejadian lain. Energi minimum ini ditentukan pada berbagai permukaan logam dan memenuhi teori fungsi kerja fotolistrik pada permukaan yang sama. Pancaran fotolistrik memastikan bahwa foton cahaya menyediakan energi yang memadai untuk elektron pada logam agar bisa melepaskan diri sementara pada pancaran termionik kalor yang paling berperan memberikan kontribusi energi minimum agar elektron logam dapat terlepas (bukan cahaya).

http://www.smakhzmusthafa.sch.id/wp-content/uploads/2011/08/cathode-ray-tube-TV.jpg

disadur dari Buku Konsep Fisika Modern, Edisi Ke-4, Arthur Beiser (terjemahan The Houw Liong), Penerbit Erlangga, Jakarta, 1990

#benda-hitam, #efek-fotolistrik, #emisi-termionik, #fisika-12, #fisika-sma-kelas-12, #fotolistrik, #kalteng, #palanga, #palangkaraya, #pancaran-radiasi, #rudyhilkya, #sma, #smada

Radiasi Benda Hitam

Untuk mendapatkan hasil umpan balik belajar mengenai radiasi benda hitam pada topik pergeseran Wien, maka saya membuat kelas baru dengan kode kode kelas 36W9X36 pada laman http://learn.quipperschool.com/id/ dan silakan daftar dengan email atau facebook akun ada pada quipperschool.com – terutama untuk kelas 12 SMA. Terutama kepada kelas 12 SMA (salah satunya adalah) SMAN-2 Palangka Raya- juga berlaku untuk SMA lain di Kota Palangka Raya bahkan di segala tempat yang bisa berbahasa Indonesia.  Terima Kasih.

Kode : 36W9X36 – kelas 12 SMA (di kelas ini saya sudah menerbitkan soal tentang Radiasi Benda Hitam, Energi Radiasi Benda Hitam, Teori Kuantum Cahaya, Efek Fotolistrik, deBroglie dan Compton, Relativitas tentang Kerangka Acuan dan Kecepatan, serta Waktu Relatif) –> silakan dicoba dan dikerjakan!

Kode kelas ENKX5JP untuk Pelatihan Astronomi SMA (sementara belum terisi) – dilengkapi modul dan soal-soal latihan yang menyenangkan

Kode : N5H64LJ – Bimbingan Khusus (KTSP Fisika Kelas 10 , 11, 12)

Kode : 966EAJ5 – Kelas X-peminatan Ilmu Alam untuk mata Pelajaran Fisika (30 topik)

Kelas SMP persiapan Ujian Nasional tahun 2015-2016 :
kode kelas H9R3AMH – saya siapkan arsip latihan dari 3 tahun sebelumnya 2013/2014, 2012/2013, 2013/2012 – Selamat Berlatih dan selamat belajar

Kode : MT6PL5N – Kelas XI-Peminatan Ilmu Alam untuk Mapel Fisika (38 topik)

via http://learn.quipperschool.com/id

#fisika, #indonesia, #kelas-daring, #kelas-maya, #kelas-maya-fisika, #kelas-quipperschool, #quipperschool, #quipperschool-com, #sma, #sman-2

Raport SMA Kurikulum 2013 (versi excel)

File ini adalah aplikasi LCKPD (Laporan Capaian Kompetensi Peserta Didik) menurut Kurikulum 2013 yang sudah disempurnakan dari Permendikbud No. 66 Tahun 2013 menjadi Permendikbud No. 104 tahun 2014.

Silakan diunduh dan silakan dikembangkan menurut keinginan. Kriteria-kriteria penilaian sudah disesuaikan menurut aturan yang diinginkan masing-masing sekolah (keputusan manajerial sekolah).

Misalnya sekolah kami untuk kelas XI masih menggunakan kriteria penilaian menurut Permendikbud No. 66 Tahun 2013 sementara untuk kelas X langsung menggunakan kriteria sesuai Permendikbud No. 104 tahun 2014. Hasil Musyawarah Guru Mata Pelajaran Desember 2014 kemarin.

LCKPD-2015-v4

LCKPD-2015-v4-2003

#excel, #k13, #laporan-capaian-kompetensi-peserta-didik, #lckpd, #lhbs-k13, #lhbs-kurikulum-2013, #lhbs-kurtilas, #lhbs-sma-k13, #lhbs-sma-kurtilas, #permendikbud, #raport-kurtilas-sma, #raport-sma, #sma, #sma-k13, #sma-kurtilas

Untuk Kelas 12

Seminggu rasanya sewindu, kita tiada lagi berada dalam ruang yang padu karena semua terkendala dan dibatasi waktu. Apalagi kondisi sekarang tak bisa menunggu, atmosfer sudah tak sehat lagi telah menyerang sampai ke seluruh penjuru. Serasa terpenjara dan terbelenggu, tak jua kita lepas dari rasa rindu.

Berikut adalah titipan salam belajar kepada para rekan-rekan muda, pembelajar pembaharu yang tidak pernah bosan menuntut pengetahuan dan menanamkan tiang pancang keilmuan.

Gelombang dalam Optik :

  1. Gambarkan dua buah lingkaran-lingkaran yang semakin lama semakin bertambah jaraknya satu sama lain,
    masing-masing lingkaran berjari-jari 2 cm dan penambahan jarak setiap lingkaran sebesar 1 cm. Buatkan sekitar 20-30 lingkaran dalam kertas kerja anda (lebih mudah jika anda gambarkan dalam MS Word atau Corel Draw).
  2. Jarak antar titik pusat kedua lingkaran semula berjarak 1 cm, terus bertambah menjadi 2 cm, 3 cm, dan seterusnya hingga terpisah sejauh 10 cm. (Lebih mudah lagi digambarkan dengan MS Word dan ukuran kertas Legal)
  3. Perhatikan bentuk pola yang terbentuk dari “benturan” dua lingkaran tersebut. Jika anda dapat mencetak gambar hubungan kedua lingkaran ini, maka anda dapat menyimpulkan dari interferensi dua buah gelombang yang koheren.

Jari-jari lingkaran dan penambahan ukuran lingkaran menandakan panjang gelombang cahaya, banyaknya lingkaran yang tercipta menandakan frekuensi atau kekerapan gelombang cahaya yang terjadi.

Selamat berkreasi dan mencoba, sebagai bagian dari diskusi kita mengenai Gelombang Cahaya Interferensi yang semestinya pekan ini telah ditetapkan sebagai topik pembahasan.

Selamat Belajar.

Berikut saya lampirkan file sebagai contoh pembuatan, silakan anda mengubah dan menciptakan sebagaimana petunjuk di atas ! Ini Filenya silakan diunduh : inteferensi 2 (tipe doc, MS Word)

jika tidak dapat dibuka bisa mengunduh file berikut : inteferensi 2

Tabel pengamatan dan contoh lingkaran silakan unduh di : Tabel Pengamatan Interferensi Gelombang (contohnya)

#12-sma, #celah-kembar, #celah-rangkap, #fisika-kelas-12, #fisika-sma, #fisika-sma-kelas-12, #gambar-optik-fisis, #intereferensi, #kelas-12, #lingkaran-fisis, #percobaan-sederhana-optik-fisis, #sma, #sma-12

BSE Kurikulum 2013 (SMA, SMP, SD) Revisi

Buku Untuk Kelas 10 SMA :

http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Bahasa_Indonesia_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Bahasa_Inggris_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Bahasa_Inggris_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Matematika_Siswa_Semester_1.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Matematika_Siswa_Semester_2.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Pendidikan_Agama_Buddha_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Pendidikan_Agama_Hindu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Pendidikan_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Pendidikan_Agama_Katolik_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Pendidikan_Agama_Konghuchu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Pendidikan_Agama_Kristen_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Penjaskes_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Prakarya_dan_Kewirausahaan_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Prakarya_dan_Kewirausahaan_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Sejarah_Indonesia_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_10sma/siswa/Kelas_10_SMA_Seni_Budaya_Siswa.pdf

Buku Untuk Kelas 11 SMA :
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Bahasa_Indonesia_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Bahasa_Inggris_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Matematika_Siswa_Semester_1.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Matematika_Siswa_Semester_2.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Pendidikan_Agama_Buddha_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Pendidikan_Agama_Hindu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Pendidikan_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Pendidikan_Agama_Katolik_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Pendidikan_Agama_Konghuchu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Pendidikan_Agama_Kristen_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Penjaskes_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Prakarya_dan_Kewirausahaan_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_11sma/siswa/Kelas_11_SMA_Seni_Budaya_Siswa.pdf
Buku Kurikulum 2013 Untuk SD Kelas 1 :
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Pendidikan_Agama_Buddha_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Pendidikan_Agama_Hindu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Pendidikan_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Pendidikan_Agama_Katolik_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Pendidikan_Agama_Konghuchu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Pendidikan_Agama_Kristen_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Tematik_1_Diriku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Tematik_2_Kegemaranku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Tematik_3_Kegiatanku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Tematik_4_Keluargaku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Tematik_5_Pengalamanku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Tematik_6_Lingkungan_Bersih_Sehat_dan_Asri_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Tematik_7_Benda_Hewan_dan_Tanaman_di_Sekitarku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_1sd/siswa/Kelas_01_SD_Tematik_8_Peristiwa_Alam_Siswa.pdf

Buku Untuk Kelas 2 SD :

http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Pendidikan_Agama_Buddha_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Pendidikan_Agama_Hindu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Pendidikan_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Pendidikan_Agama_Katolik_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Pendidikan_Agama_Konghuchu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Pendidikan_Agama_Kristen_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Tematik_1_Hidup_Rukun_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Tematik_2_Bermain_di_Lingkunganku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Tematik_3_Tugasku_Sehari-hari_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Tematik_4_Aku_dan_Sekolahku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Tematik_5_Hidup_Bersih_dan_Sehat_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Tematik_6_Air_Bumi_dan_Matahari_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Tematik_7_Merawat_Hewan_dan_Tumbuhan_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_2sd/siswa/Kelas_02_SD_Tematik_8_Keselamatan_di_Rumah_dan_Perjalanan_Siswa.pdf

Buku Untuk Kelas 4 SD :
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Pendidikan_Agama_Buddha_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Pendidikan_Agama_Hindu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Pendidikan_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Pendidikan_Agama_Katolik_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Pendidikan_Agama_Konghuchu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Pendidikan_Agama_Kristen_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Tematik_1_Indahnya_Kebersamaan_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Tematik_2_Selalu_Berhemat_Energi_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Tematik_3_Peduli_Terhadap_Makhluk_Hidup_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Tematik_4_Berbagi_Pekerjaan_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Tematik_5_Pahlawanku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Tematik_6_Indahnya_Negeriku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Tematik_7_Cita-citaku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Tematik_8_Tempat_Tinggalku_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_4sd/siswa/Kelas_04_SD_Tematik_9_Makananku_Sehat_dan_Bergizi_Siswa.pdf

Buku Untuk Kelas 5 SD :
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Pendidikan_Agama_Buddha_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Pendidikan_Agama_Hindu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Pendidikan_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Pendidikan_Agama_Katolik_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Pendidikan_Agama_Konghuchu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Pendidikan_Agama_Kristen_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Tematik_1_Benda-benda_di_Lingkungan_Sekitar_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Tematik_2_Peristiwa_dalam_Kehidupan_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Tematik_3_Kerukunan_dalam_Bermasyarakat_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Tematik_4_Sehat_Itu_Penting_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Tematik_5_Bangga_sebagai_Bangsa_Indonesia_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Tematik_6_Organ_Tubuh_Manusia_dan_Hewan_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Tematik_7_Sejarah_Peradaban_Manusia_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Tematik_8_Ekosistem_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_5sd/siswa/Kelas_05_SD_Tematik_9_Lingkungan_Sahabat_Kita_Siswa.pdf

Buku Untuk Kelas 7 SMP :
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Bahasa_Indonesia_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Bahasa_Inggris_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_IPA_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_IPS_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Matematika_Siswa_Semester_1.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Matematika_Siswa_Semester_2.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Pendidikan_Agama_Buddha_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Pendidikan_Agama_Hindu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Pendidikan_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Pendidikan_Agama_Katolik_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Pendidikan_Agama_Konghuchu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Pendidikan_Agama_Kristen_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Penjaskes_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_PPKn_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_7smp/siswa/Kelas_07_SMP_Prakarya_Siswa.pdf

Buku Untuk Kelas 8 SMP :
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Bahasa_Indonesia_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Bahasa_Inggris_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_IPA_Siswa_Semester_1.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_IPA_Siswa_Semester_2.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_IPS_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Matematika_Siswa_Semester_1.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Matematika_Siswa_Semester_2.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Pendidikan_Agama_Buddha_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Pendidikan_Agama_Hindu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Pendidikan_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Pendidikan_Agama_Katolik_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Pendidikan_Agama_Konghuchu_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Pendidikan_Agama_Kristen_dan_Budi_Pekerti_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_Penjaskes_Siswa.pdf
http://bse.mahoni.com/data/2013/kelas_8smp/siswa/Kelas_08_SMP_PPKn_Siswa.pdf

#bse, #buku-sekolah-elektronik, #buku-wajib, #kelas-1-sd, #kelas-10, #kelas-11, #kelas-2-sd, #kelas-3-sd, #kelas-4-sd, #kelas-5-sd, #kelas-7-smp, #kelas-8, #kemdikbud, #kurikulum-2013, #mahoni, #sd, #sma, #smk, #smp

Kelas 12

Kelas 12 kali ini merupakan generasi terakhir yang menggunakan kurikulum 2006, pendekatan yang dilakukan selama Ujian Nasional yang penuh kontroversial masih mungkin dilaksanakan tahun depan, barangkali dengan asumsi sebagai bagian dari pemetaan pendidikan di seluruh Indonesia. Maka kami bersepakat untuk memadatkan bahan pelajaran Fisika di kelas 12 menjadi satu semester sebagai berikut :

  1. Gelombang Mekanik
  2. Gelombang Stasioner
  3. Bunyi sebagai gelombang
  4. Intensitas dan Energi Bunyi serta Efek Doppler
  5. Gelombang Elektromagnetik
  6. Interferensi dan Difraksi Cahaya
  7. Medan Magnetik
  8. Induksi Elektromagnetik
  9. Rangkaian Listrik Bolak-Balik
  10. Relativitas
  11. Dualisme Gelombang Partikel
  12. Teori Atom Modern
  13. Piranti Zat Padat
  14. Semikonduktor
  15. Reaksi Inti
  16. Energi Nuklir

Kegiatan tambahan akan dipaparkan setelah program pengayaan disetujui dan dijadwalkan administrator sekolah. Yang penting adalah mempersiapkan diri anda sebaik mungkin menghadapi pemetaan nasional ini, SBMPTN atau ujian masuk perguruan tinggi lainnya dengan menyerap bekal pengetahuan fisika semampu anda masing-masing.

Selamat Belajar !

#bahan-ajar-fisika, #bahan-ajar-fisika-xii, #fisika, #sma

Perjalanan Ke Barat 18 – 21 Agustus 2014

20140819_102754[1]

20140819_104324[1]

20140819_072551[1]

20140818_124428[1]

20140818_102301[1]

Perjalanan ke Barat kami lakukan bersama Pak Adriansyah, SPd, MPd dari SMAN-5 Palangka Raya dalam rangka kegiatan pendampingan implementasi Kurikulum 2013 di tiga SMA wilayah Pangkalan Bun, antara lain SMA Swasta Abdi, SMA Swasta PGRI-1 dan SMAN-1 Kumai yang terletak tidak jauh dari bundaran Orangutan Kumai. Pelaksanaan selama tiga hari hingga kembali ke Palangka Raya. Perjalanan ditempuh waktu delapan jam, menerjang jalan rintisan dan sebagian besar jalan mulus dalam kecepatan 80 km/jam yang mampu mengernyitkan dahi untuk beruji nyali.
Beruntung kami dalam perjalanan disertai dan aman dari marabahaya.
Kegiatan pendampingan dimaksud untuk memberi penguatan kepada SMA-SMA tujuan ini dalam melaksanakan Kurikulum sekolahnya dan menegaskan hasil piloting yang telah dilaksanakan di sekolah kami masing-masing. Semoga Pelaksanaan IHT di ketiga sekolah mendatang di Pangkalan Bun dapat memberikan hasil dan manfaat bagi perkembangan Kotawaringin Barat. Terutama kepada para Kepala Sekolah yang visioner, Bu Sumo, Bu Wajibtati, dan Pak Muni dan rekan-rekan guru di Pangkalan Bun yang telah kami kunjungi.
Selamat bertugas dan Semoga Tuhan senantiasa memberkati pekerjaan Bapak/Ibu Sekalian.

#indonesia, #k13, #kotawaringin-barat, #kurikulum-2013, #lck, #model-supervisi, #palangka-raya, #pangkalanbun, #pendampingan, #sma

Kriteria Kenaikan Kelas 2014

Hari ini diadakan rapat antara wali-wali kelas dengan unsur pimpinan sekolah untuk menentukan siswa yang mendapatkan promosi naik kelas atau demosi tinggal kelas. Karena kelas yang dihadapi ada dua tingkatan yang berbeda dengan model kurikulum yang berbeda pula, namun dari segi kriteria kenaikan kelas tidak terlalu signifikan terjadi disparitas.

Kriteria kenaikan kelas XI ke kelas XII  (model kurikulum 2006)

  • Sekurang-kurangnya ada tiga mata pelajaran yang boleh tidak mencapai KKM tetapi bukan pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Budi Pekerti, Pendidikan Agama, dan Bahasa Indonesia serta mata pelajaran ciri khas jurusan
  • Jurusan Ilmu Alam dengan mata pelajaran ciri khas : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi semuanya harus mencapai KKM (kriteria ketuntasan minimal)
  • Jurusan Ilmu Sosial dengan mata pelajaran ciri khas : Ekonomi, Sosiologi, Geografi dan Sejarah semuanya harus mencapai KKM
  • Jurusan Ilmu Sosial dengan mata pelajaran ciri khas : Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Asing lainnya dan Antropologi semuanya harus mencapai KKM

Kriteria kenaikan kelas X ke kelas XI (kurikulum 2013)

  • Tidak boleh ada lebih dari tiga mata pelajaran wajib A, wajib B, dan wajib C (peminatan) yang tidak mencapai ketuntasan sikap pada nilai B (Baik) pengetahuan dan keterampilan  pada nilai (B- atau minimal 2,67)
  • Mata pelajaran yang diambil pada kelompok mata pelajaran peminatan harus mencapai ketuntasan yaitu Sikap mencapai nilai B (baik), pengetahua dan keterampilan mencapai nilai B- atau 2,67
  • Kehadiran tatap muka pada seluruh mata pelajaran yang diprogramkan harus mencapai 90%

#k13, #kelas-x, #kelas-xi, #kemdikbud, #kenaikan-kelas, #kriteria, #kriteria-kenaikan-kelas, #kriteria-kenaikan-kelas-jenjang-sma-tahun-2014, #kriteria-kenaikan-kelas-sma, #kurtilas, #sma, #smada

Jayakarta, 20-23 Mei 2014

Selasa, 20 Mei 2014 saat semua siswa kelas XII merayakan kelulusan, saya kembali tidak dapat memandang kebahagiaan mereka sama seperti saat Pelepasan Siswa kelas XII beberapa waktu lalu juga karena rapat koperasi saat akan ada pemberian bantuan pihak ketiga kepada koperasi pegawai yang kami kelola. Saat itu saya harus terbang ke Batavia karena ditugaskan Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kalimantan Tengah untuk mengikuti bimbingan teknis pembina Olimpiade beserta tujuh guru lainnya dari sebaran Kalteng dan saya memilih cabang Astronomi sesuai dengan binaan yang saya berikan di sekolah harian.
Pukul 11.30 WIB saya tiba di tempat kegiatan dan berkenalan dengan pak Burhani dari SMA Titin Teras Jambi yang akhirnya memberikan lampiran foto-foto kegiatan.
Kami akhirnya sekamar dan berada pada lantai 18, hingga pulang ke tempat masing-masing kami masih satu kendaraan dan ditraktir Beliau di KFC Cengkareng hehehe …
Materi Bimtek ini antara lain yaitu :

  1. Kebijakan Direktorat Pendidikan Menengah terutama P2TK Dikmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  2. Materi-materi Olimpiade Astronomi
  3. Pengenalan teropong Bintang murah dan software pendukung
  4. Pengolahan data Astronomi
  5. Latar Belakang dan trik pembimbingan olimpiade

Keuntungan lainnya saya berkenalan dengan pakar-pakar dan tim pembina Olimpiade Astronomi nasional seperti Dr. Chatief Kunjaya, Dr. Hakim Malassan, Dr.rer.nat Ikbal Arifyanto dan Rhorom Priyatikanto, MSi yang terakhir membantu kami dalam materi pengolahan data dan kosmologi dasar.

Materi-materi tersebut disusun dalam silabus pelatihan OSN Astronomi dan banyak tersebar di scribd.com dengan berbagai tulisan pakar dan alumnus kegiatan OSN. Yang bisa anda unduh bebas.

Berikut adalah foto-foto kegiatan dan kebersamaan kami selama di Jayakarta Hotel, 20 – 23 Mei 2014

IMG_3315

 

#astronomi, #bimtek-olimpiade-sains-astronomi-2014, #fisika, #guru-sma, #indonesia, #jakarta-barat, #jayakarta, #olimpiade-sains, #osn, #sma

Pengumuman Hasil UN SMA 2014

Sebulan lebih sudah berlalu ritual akhir tahun pelajaran bagi siswa kelas XII (K-12) setelah melewati yang dikatakan sebagai bagian pemetaan pendidikan nasional melalui ujian nasional. Telah menyedot perhatian nasional yang hanya dapat ditandingi dengan Pemilihan Umum.

Karena maraknya berita berseling dengan hasil Pemilihan Umum, berita tentang hal-hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan Ujian Nasional yang telah menelan biaya tinggi ini seolah-olah tertutupi dan aman-aman saja.

Detik-detik selanjutnya berlalu esok lusa 20 Mei 2014 yaitu masa untuk mendapatkan hasil Ujian Nasional SMA/SMK/MA tahun 2014. Kami semua berharap siswa-siswa yang telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, belajar sekeras-kerasnya sampai melupakan tidur siang, tidur malam dan bahkan tertidur dalam kelas karena saking sibuknya mempersiapkan diri menghadapi ritual tersebut yang cukup mendebarkan akan mendapatkan hasil yang sepadan yaitu LULUS.

Namun perlu dipertegas bahwa kelulusan tidak semata-mata ditentukan oleh Nilai Ujian Nasional, sejatinya. Tapi kenyataan kadang kala berkata lain, apabila nilai hasil Ujian Sekolah tidak memberikan Nilai Akhir lebih dari 5,50 tetap saja siswa dimaksud dinyatakan tidak lulus. Akhirnya bagaimana ? Hanya ujian susulan melalui Ujian paket C semata jalan keluarnya.

Apakah tidak ada teknik penilaian yang lebih luwes mengenai hal tersebut, maka kita perlu bersabar menunggu peraturan yang digodok oleh Badan Standar Nasional Pendidikan Kemdikbud menjawabnya di masa mendatang.

Kami hanya berdoa bahwa semua siswa SMA/SMK/MA akan mendapatkan hasil yang terbaik di tahun ini dan juga sebagai pengalaman bagi masa mendatang.

Kepada para siswa SMAN-2 Palangka Raya yang akan mendapatkan pengumuman tersebut pada tanggal 20 Mei nanti yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, sayang sekali saya tidak bersama-sama merasakannya karena harus melaksanakan tugas mengikuti pelatihan di Jakarta.

Semoga anda sekalian mendapatkan berkat yang anda doakan bersama-sama pada tanggal 12 April 2014 yang lalu.

Sebelumnya saya mengucapkan Selamat !

 

 

#kelulusan, #ma, #pengumuman, #pengumuman-kelulusan-sma-2014, #pengumuman-un-2014, #sma, #smk